Loading...

Giatkan Budidaya Bawang Putih, Embung untuk Sembalun

16:07 WIB | Saturday, 13-January-2018 | Sarana & Prasarana, Non Komoditi | Penulis : Tiara Dianing Tyas

 

 

Untuk mengejar target swasembada bawang putih pada 2019, dua Direktur Jenderal (Dirjen) di Kementerian Pertanian (Kementan) berkerjasama membangunembung guna mengairi lahan bawang putih petani di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Pending Dadih Permana dan Dirjen Hortikultura, Spudnik Sujono beserta Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur mendatangi lokasi embung di Desa Sembalun Lawang. Mereka menujukkan kesungguhannya dalam mengejar target program Indonesia Swasembada Bawang Putih 2019.

 

Dirjen Hortikultura, menjelaskan diperlukan lahan seluas 73 ribu ha untuk mampu mencapai target swasembada bawang putih 2019. Saat ini, dsri 500 ribu ton kebutuhan bawang putih dalam negeri, Indonesia baru mampu memproduksi 20 ribu ton. "Target 2018 tambahan target areal sekitar 26.650 ha," katanya.

 

Seperti diketahuii Kementerian Pertanian mencanagkan swasembada bawang putih pada 2019. Spudnik menfaku, sebenarnya Ia sudah mencanangkan swasembada bawang putih pada 2033, namun diminta memajukannya 14 tahun menjadi 2019. Sehingga perlu ada upaya-upaya percepatan.

 

Embung di Sembalun ini merupakan bukti nyata koordinasi internal Kementan. Dirjen PSP merespon dan paham bahwa ini menjadi skala prioritas. "Disini ada embung dan sembilan titik yang dikonsentrasikan. Kami berharap Sembalun menjadi sumber daerah sentra benih untuk nasional," ujarnya.

 

"Kita tahu persis program Kementan akan mem-back up Kita punya komitmen untuk swasembada bawang putih dan Indonesia pasti bisa. Salah satu kendala terbesar disini adalah ketersediaan air yang ada," kata Dirjen PSP. Berdasarkan hasil eksplorasi tim teknis Ditjen PSP, ternyata terdapat areal yang cukup potensial untuk pengembangan bawang putih dimana bisa intensitas pertanaman 2 hingga 3 kali dalam satu tahun.

 

Embung yang sekarang ada disini dikerjakan 2017 berdasarkan usulan dari kelompok tani (poktan) yang ada di Desa Sembalun Lawang. "Dalam kegiatan ini, Kita menyediakan air sehingga bisa memastikan areal yang menjadi kawasan layanan Kita. Embung ini berada di ketinggian yang relevasinya sekitar 100 meter. Sehingga Kita dengan gravitasi mengalirkan air ke areal petani bawang putih yang ada di bawah," tambahnya.

 

Tiga Poktan di Desa Sembalun Lawang yang mendapat bantuan dana embung dari pemerintah dan telah dilakukan pembangunannya adalah Poktan Langsuna Unggul sebanyak Rp 115 juta untuk lahan seluas 45 ha, Poktan Horsela sebanyak Rp 115 juta untuk lahan seluas 55,5 ha, dan Poktan Gumilang sebanyak Rp 110 juta untuk lahan seluas 42,27 ha.  TIA

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162