Loading...

Gubernur Jatim: Masalahnya Bukan Produksi, Tapi Tata Niaga Pangan

17:19 WIB | Monday, 22-January-2018 | Nusantara | Penulis : Julianto

Keputusan pemerintah untuk membuka impor beras menimbulkan pro kontra. Bahkan Gubernut Jawa Timur, Soekarwo menilai, masalahnya bukan pada produksi, tapi tata niaga pangan.

 

“Ini manajemen stok saja, perkaranya hanya itu. Harga (beras) di Jawa Timur tidak masalah, stabil.  Sejak 2013 sudah ada Pergub tidak impor beras,” katanya saat mendampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di Desa Gedongarum, Kanor, Bojonegro, Senin (22/1).

 

Stok beras Jawa Timur pada Januari ini ada sekitar 155 ribu ton.  Bahkan Februari akan surplus 660 ribu ton. Sedangkan produksi beras dalam setahun sebanyak 8,7 juta ton, sehingga surplusnya diperkirakan mencapai 5,1 juta ton. Dengan jumlah surplus cukup banyak, Jawa Timur bisa memasok 15 provinsi lain.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo, menyatakan panen padi pada Januari 2018 se-Jawa Timur seluas 75 ribu ha, Februari  242 ribu ha dan Maret 456 ribu ha. Produksi padi pada Januari sebanyak 438 ribu ton GKG setara beras 285 ribu ton, Februari 1.4 juta ton GKG setara beras 960 ribu ton dan Maret sebesar 2,7 juta ton GKG setara beras 1.7 juta ton.

 

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, konsumsi beras Jawa Timur berdasarkan jumlah penduduk 39 juta jiwa adalah 297 ribu ton beras perbulan.  Jadi untuk Januari ini aman dan stok Bulog 163 ribu ton beras. “Pada Februari dari produksi beras diperoleh surplus 663 ribu ton dan Maret surplus 1,4 juta ton,” ungkapnya.

 

Sementara itu Ketua KTNA Nasional, Winarno Tohir mengatakan, fakta di lapangan yakni luas lahan panen sangat luas. Petani di Jawa Timur juga menolak impor. “Saya saksikan sendiri panen sangat luas, petani Jawa Timur menolak impor beras,” ujarnya.

 

Selanjutnya Ketua KPPU Syarkawi Rauf mengatakan, tugas KPPU bersama Satgas Pangan mengawal agar distribusi beras dari petani hingga ke  sentra konsumen tidak ada gangguan.Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162