Loading...

Kartu Tani Masih Terkendala di Wilayah Perbatasan

14:18 WIB | Wednesday, 09-May-2018 | Nusantara | Penulis : Gesha

Sebagian besar kabupaten di Jawa Tengah sudah mulai menggunakan Kartu Tani, salah satunya adalah Kabupaten Purbalingga. Sayangnya di daerah perbatasan dengan kabupaten lain, penerapan di lapangan masih terkendala.

 

"Kartu tani sudah jalan dengan baik, namun ada kendala di daerah perbatasan misalnya di Purbalingga yang berbatasan dengan Banjarnegara," ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga, Lily Purwanti ketika ditemui Sinar Tani online di sela-sela kunjungan Menteri Pertanian ke Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (8/5).

 

Lily menuturkan, dalam pembuatan kartu tani memang dibutuhkan waktu untuk melengkapi KTP, KK dan Surat Kepemilikan Tanah (SPT). "Menurut pemikirannya, sulit sekali harus ini itu, lebih baik beli ke kabupaten sebelah bisa langsung dapat," jelasnya.

 

Lily mengaku memang agak sulit mencegah petani untuk "lari" ke kabupaten tetangganya karena belum diterapkannya Kartu Tani di wilayah tersebut. "Kalau semua kabupaten sudah diberlakukan itu (kartu tani), bisa lebih mudah," harapnya. 

 

Petani yang belum mendapatkan kartu tani sebenarnya masih bisa mendapatkan pupuk dengan menggunakan surat keterangan tercatat dalam RDKK dari BPP setempat. 

 

Manfaat Kartu Tani

 

Lily menjelaskan, progres pelaksanaan kartu tani di daerahnya sudah mencapai 20 persen dan petani sudah bisa menebus pupuk untuk musim tanam tahun ini. 

 

Adapun jatah pengambilan pupuk berdasarkan rekomendasi adalah sebesar 250 kg Urea dan 200 kg NPK per ha lahan. "Apabila petani memiliki surat kepemilikan tanah, maka Kartu Tani diberikan padanya. Sedangkan untuk penggarap lahan lelang tanah, kartu tani tersebut diatasnamakan pada satu orang yaitu ketua RT setempat," jelasnya.

 

Namun petani harus menabung uang terlebih dahulu untuk menggunakan kartu tani tersebut. Dengan demikian, kartu tani sebagai pengendali pupuk bersubsidi tepat sasaran bagi para petani yang membutuhkan. Gsh/Ira

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162