Loading...

Kementan Dorong Terbentuknya Korporasi Usaha Tani Sayuran di Sembalun

16:44 WIB | Friday, 06-October-2017 | Hortikultura | Penulis : Pimpinan Redaksi

Kawasan budidaya sayuran di Sembalun, Lombok Timur, NTB dinilai oleh Pusat Penyuluhan Pertanian sudah memiliki kelembagaan ekonomi petani (KEP) yang maju dan mengarah pada korporasi yang disebut Presiden RI Joko Widodo.

 

“Kita dorong para petani yang tergabung dalam kelompok tani dan gabungan kelompok tani sehingga manajemen kawasan yang dijalankan mereka dalam berusaha tani menjadi manajemen korporasi,” jelas Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Zahron Helmy.

 

Risdun Ketua Gapoktan Gumilang di Sembalun membayangkan dengan korporasi usaha tani, para petani akan memiliki semacam perusahaan yang bergerak di tingkat kecamatan yang bisa melindungi dan meningkatkan petani anggota Gapoktan di kecamatan itu.

 

“Bila petani memiliki sebuah perusahaan korporasi maka peredaran dan harga pupuk dan pestisida bisa dikendalikan sesuai keperluan petani,” tambahnya.

 

Untuk membangun korporasi lanjutnya bisa dimulai dengan musyawarah dengan para petani yang berniat untuk mendirikan perusahaan korporasi ini. “Kendala kita dipermodalan dan kemampuan manajemen perusahaan korporasi. Saya kira kalau dua hal ini bisa dipenuhi, akan berkembang perusahaan korporasi pertanian milik para petani,” tambahnya.

 

Kondisi petani seperti itu, menurut Zahron Helmy menuntut para penyuluh untuk bisa meningkatkan kemampuan manajerial para petani, atau mencarikan tenaga profesional yang bisa menjalankan perusahaan ini. Som

Editor : Pimpinan Redaksi

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162