Loading...

Kepala PPVT-PP: Padu Satu, 1 Hari Ijin Selesai

07:40 WIB | Wednesday, 16-May-2018 | Sarana & Prasarana, Non Komoditi | Penulis : Clara Agustin

 

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Selasa (15/5) meluncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Padu Satu) untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi pelaku usaha. Dengan pelayanan ini diharapkan dapat memangkas waktu perijinan yang semula bisa mencapai 5 hari menjadi hanya 1 hari.

 

Berdasarkan cerita dari Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Erizal Jamal, sebelumnya memang sudah ada pelayanan publik untuk menangani para pelaku usaha bidang pertanian. Sayangnya waktu yang dibutuhkan pelaku usaha untuk mendapatkan izin, tergolong cukup lama karena belum satu pintu.

 

“Dulu kan kalau minta izin, semua dokumennya dikumpulkan di Pusat Perizinan, baru nanti diberikan ke Eselon I yang dituju. Nah, ini makan waktu yang cukup lama, bisa selesai sampai 5 hari. Dengan diluncurkannya Padu Satu, dapat mempersingkat waktu karena dapat diselesaikan hanya 1 hari saja karena sekarang setiap Eselon I berada di satu ruangan ini,” kata Erizal di sela-sela peluncuran Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Jakarta, Selasa (15/5).

 

Di Unit Satu Padu ini terdapat 30 jenis pelayanan, dengan subsektor peternakan yang paling banyak jenis layanannya. “Jadi ada 30 yang kita kelola di sini dan kedepannya akan kita koordinasikan dengan Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko Ekonomi) untuk Online Single Submission (OSS). Nanti pelaku usaha tidak perlu datang ke sini cukup dengan online saja. Target penyelesainnya kalau dari Kemenko Perekonomian targetnya 1 jam beres, tapi kita bertahap. Dari 1,5 hari, jadi satu hari. Baru nanti hitungan jam,” terang Erizal.

 

Mengapa pelayananya belum secepat OSS milik Kemenko Perekonomian? Erizal menjelaskan untuk mengajukan perizinan sektor pertanian ada beberapa hal teknis yang memerlukan kehati-hatian, karena ada memerlukan engujian dulu. Misalnya untuk izin pupuk dan varietas.

 

“Jadi jika ada produsen pupuk mau mengajukan izin, dokumen memang bisa sehari selesai, tetapi kan harus diuji dulu. Si produsen punya dokumen kandungan pupuknya ada ini, ada itu. Harus kita uji dulu, benar tidak sesuai dengan dokumennya. Kalau sudah sesuai, baru kita keluarkan izinnya,” papar Erizal.

 

Walaupun beberapa perizinan belum dapat diselesaikan secara singkat, yang jelas dengan adanya unit pelayanan ini, para pelaku usaha mempunyai kepastian waktu kapan dapat diselesaikan. “Nanti di dindingnya akan kami tuliskan masing-masing pelayanan dapat diselesaikan berapa hari. Sehingga nanti pelaku usaha tidak digantung lagi status perizinannya,” pungkas Erizal. Cla

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162