Loading...

Kiat Sukses Bertani Paprika

10:53 WIB | Tuesday, 01-August-2017 | Klinik Teknologi, Teknologi | Penulis : Kontributor

Pertanyaan:

 

Selamat siang Tabloid Sinar Tani, saya mendengar sekarang ini paprika sebagai komoditas sayuran banyak dicari oleh restoran, hotel, pasar swalayan hingga pasar ekspor. Peluang bisnis paprika menjanjikan karena penggunaannya kian meluas.

 

Namun saya juga pernah membaca jika paprika ini tergolong tanaman yang lebih cocok ditanam di dataran tinggi. Sehubungan dengan itu saya ingin menanyakan kepada Sinar Tani bagaimana cara berbudidaya paprika agar bisa menghasilkan paprika yang berkualitas tinggi?

 

Atas perhatian dan jawaban yang diberikan diucapkan terima kasih. Semoga Tabloid Sinar Tani tetap jaya menjadi sahabat petani. Salam Pertanian!.

 

 Gita Vetrian-Cipanas, Cianjur

 

 

 

Jawaban:

 

Terima kasih atas perhatian dan pertanyaan yang ditujukan kepada Sinar Tani. Memang benar, paprika kini prospeknya cerah meski popularitasnya jauh di bawah cabai lainnya. Tak banyak yang tahu jika paprika termasuk dalam golongan cabai manis (Capsinum annum L.).

 

Paprika merupakan tanaman tanaman sub tropis yang cocok dan akan tumbuh optimal pada ketinggian di atas 750 meter di atas permukaan laut (dpl). Meskipun paprika masih dapat tumbuh di dataran rendah namun pertumbuhannya tidak akan optimal.

 

Petani di daerah Bedugul Provinsi Bali ada yang sukses membudidayakan paprika. Berikut ini kiat sukses dalam berbudidaya paprika ala petani Bedugul.

 

Langkah pertama dalam berusaha tani paprika adalah melakukan persiapan lahan dengan jalan menggemburkan tanah sedalam 20-30 cm. Lakukan pencangkulan 2-3 kali sehingga tanah menjadi gembur dan porus. Tambahkan kapur dolomit apabila pH tanah di bawah 5,5.

 

Selesai penggemburan dilakukan penjemuran tanah, 2-3 minggu kemudian tanah baru bisa ditanami. Jenis pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman paprika adalah pupuk kandang/kompos 10-15 ton/ha, Urea 150-200kg/ha, SP-36 200-300 kg/ha dan KCl 100-150 kg/ha. Pupuk kandang ditabur di atas bedengan dan dicampur rata dengan tanah. Sedangkan budidaya dengan green house menggunakan pupuk A+B Mix, ph 5,8 dan EC (Electro conductivity)/kepekatan hara 2.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Pimpinan Redaksi

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162