Loading...

Kopi Indonesia Mendunia

09:45 WIB | Friday, 22-September-2017 | Editorial, Mentan Menyapa | Penulis : Kontributor

Kami selalu dan akan terus berupaya untuk mengenalkan dan meningkatkan daya saing kopi Indonesia terutama menjadikan specialty coffee (kopi khusus) Indonesia semakin kompetitif di pasar dunia.

 

Beberapa specialty coffee Indonesia yang kita punya seperti kopi arabika dari Sumatera Gayo, Lintong, Kerinci, Solok Minang, Bengkulu, Jawa Barat Preanger dan Papandayan. Serta dari Jawa Tengah Temanggung, Jawa Timur Bondowoso dan Kalisat, Bali Kintamani, Flores Bajawa, Sulawesi Toraja, dan Papua Wamena. Adapun dari jenis kopi robusta yaitu kopi asal Lampung, Jawa Tengah Temanggung, Flores Manggarai, serta tidak ketinggalan kopi Luwak.

 

Meningkatnya permintaan kopi baik nasional maupun mancanegara mendorong petani dan produsen untuk terus meningkatkan produktivitas tanaman kopi dalam negeri. Produksi kopi dalam negeri pada tahun ini menembus 637.000 ton dengan 1,1 juta hektar atau 707 kilogram per hektar. Sementara, produksi kopi pada 2016 mencapai 639 ribu ton dengan luas areal 1,2 juta ton. Produksi kopi nasional pada 2015 mencapai 639.412 ton dengan produktivitas 706 kilogram per hektar. Sedangkan 2014 mencapai 643.857 ton dengan produktivitas 716 kilogram per hektar.

 

Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menjadi negara penghasil kopi kelas dunia dengan keanekaragaman jenis dan rasa kopi di setiap daerah. Kami dorong saat ini produk-produk spesial seperti di Aceh untuk menjadi kopi terbaik, dan juga Jawa Barat, Lampung juga seperti itu, jadi hampir semua daerah punya spesifikasi tertentu dan kami dorong dengan sertifikat organik, dengan sertifikat indikasi geografis yang mencirikan produk itu berasal dari daerah tertentu.

 

Saat ini kami fokus mengembangkan kopi nasional dengan menyediakan benih-benih unggulan agar petani mampu menghasilkan kopi yang berkualitas dengan produktivitas yang tinggi.

 

Alhamdulillah, Indonesia menjadi produsen terbesar keempat penghasil kopi setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Ekspor kopi Indonesia pada 2015 tercatat mencapai 502.021 ton dengan nilai 1,197 juta dollar AS.

 

Mudah-mudahan kami bisa meningkatkan produktivitas kopi domestik menjadi 1,0 ton per hektar, sehingga dapat memposisikan Indonesia sebagai produsen kopi terbesar dunia setelah Brazil dan Vietnam.

 

Indonesia mempunyai kebun kopi 1,2 juta hektar dan memiliki specialty coffee yakni kopi gayo, kopi mandailing, kopi lampung, kopi bajawa dan lainnya. Saat ini sudah ada 14 jenis kopi indonesia yang mendapat sertifikat Geographical Indications (GI) sehingga memiliki keunikan dan berdaya saing di internasional.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162