Loading...

KWT Putri Werdisari Berdayakan Istri Petani untuk Tambah Pendapatan

10:49 WIB | Friday, 06-January-2017 | Kabar Penas KTNA XV 2017, Kontak Tani Sukses | Penulis : Clara Agustin

Tidak hanya membantu suami di ladang, para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Panongan, Kec. Sedong, Kab. Cirebon, terbukti kini mampu berkontribusi meningkatkan pendapatan keluarga dengan membuat berbagai macam panganan yang dapat dijual.

 

Dengan adanya keinginan kuat untuk meningkatkan pendapatan keluarga, anggota KWT ini telah mencoba mengolah aneka produk pertanian menjadi makanan siap santap yang belakangan banyak diminati masyarakat.

 

Kelompok Wanita Tani (KWT) Werdisari adalah kelompok yang digagas oleh para istri petani. “Tadinya kami hanya sebatas bergerak dikegiatan jual-beli gabah, tetapi lama-kelamaan kami berpikir bagaimana menghasilkan pendapatan tambahan untuk keluarga,” kata Ketua KWT Werdisari, Nur Jannah.

 

Munculnya gagasan ini mendorong Nur untuk mengajak istri petani lainnya aktif mengolah produk pertanian yang menghasilkan nilai tambah. “Memang olahan-olahan yang kami jual masih sebatas kecil-kecilan, tetapi lumayan untuk tambah-tambah penghasilan,” ujarnya.

 

Makanan yang dijual berupa keripik singkong, opak, kremes, peyek, pecel, dan pepes ikan. Harganya pun tergolong murah dari Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu. “Kita memang belum mengolah yang besar-besar, masih sebatas jajanan warung,” jelas Nur.

 

Mengolah Buah Naga

 

Tidak berhenti sampai di situ, Nur mempunyai keinginan agar KWT yang dipimpinnya mengikuti pelatihan mengenai pengolahan mangga dan buah naga merah karena daerahnya terkenal dengan buah mangganya.

 

“Iya kami terkenal dengan mangganya tapi pengolahan mangga masih minim. Kalau diperkenankan, saya dan teman-teman bisa diikutkan pelatihan pengolahan mangga. Begitu juga dengan budidaya buah naga merah,” harap Nur.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162