Loading...

LTT Sukabumi Terbaik Ketiga se Jabar

23:08 WIB | Sunday, 21-January-2018 | Nusantara | Penulis : Tiara Dianing Tyas

 

 

Meski selama ini tak begitu terdengar sebagai salah satu sentra produksi padi, namun Kabupaten Sukabumi mampu menyumbang pasokan pangan cukup besar untuk kebutuhan Jawa Barat. Bahkan kabupaten tersebut merupakan terbaik ketiga dalam perkembangan Luas Tambah Tanam (LTT) di Jawa Barat.

 

Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini mengatakan, Kabupaten Sukabumi merupakan yang terbaik perkembangan LTT-nya di Jabar karena sudah mencapai 80% dibandingkan kabupaten lain. Bahkan selama ini Kabupaten Sukabumi selalu bisa melampaui target.

 

Luas baku sawah Kabupaten Sukabumi merupakan tertinggi ketiga di Jabar, yakni sekitar 65 ribu ha. Dengan luasan tersebut, produksinya telah berkontribusi terhadap produksi di Jabar sebanyak 1/6 dari total produksi jabar. Pada musim tanam Oktober-Maret 2017/2018 target Luas Tambah Tanam (LTT) Sukabumi adalah 107 ribu ha.

 

Banun mengatakan, pada Januari 2018 prioduksi padi di Sukabumi surplus beras 18 ribu ton dengan luas panen 18 ribu - 19 ribu ha. Pada Februari panen diperkirakan mencapai kisaran 37 ribu ha. “Selain itu, kabupaten ini juga sangat bagus dalam antisipasi dan pengendalian OPT,” katanya saat panen padi di Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (20/1).

 

Panen tersebut juga dihadiri Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi; Bupati Sukabumi, Marwan Hamami; Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Sudrajat; dan  Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi,  Letkol Inf Haris Sukarman.

 

"Hari ini panen di areal seluas 20 ha dari hamparan 100 ha, varietas padi sintanur. Sintanur adalah varietas aromatik. Ini sangat baik dari sisi nilai tambah petani jika ini bisa dikembangkan. Di Kabupaten Sukabumi untuk pertanaman Oktober-Maret 2017/2018 bisa dijaga dari organisme pengganggu tumbuhan (OPT) sehingga produktivitasnya ubinannya 7 ton per ha," kata Banun.

 

Banun yang juga Penanggung Jawab Upaya Khusus (UPSUS) Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi kerja keras para petani, penyuluh, Babinsa dan seluruh mayarakat tani. “Ini merupakan pencapaian yang luar biasa di awal tahun, terlebih Kabupaten Sukabumi ini merupakan kabupaten yang tebaik perkembangan LTT-nya di Jabar,” katanya.

 

“Kita tidak sekedar datang untuk panen, tapi juga sudah menyaksikan kesepakatan antara Divre Bulog Kabupaten Sukabumi dengan Dinas Ketahanan Pangan. Jadi kita tidak ingin mendengar lagi nanti pada saat ini hingga puncak panen raya yang diperkirakan April ada harga gabah yang anjlok di Kabupaten Sukabumi," terangnya.

 

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengatakan, sekitar 2.600 ton gabah akan diserap Bulog pada Januari 2018 untuk Kabupaten Sukabumi, dengan kesepakatan harga Rp 5 ribu.  Tia

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162