Loading...

Menciptakan Surga di Tanah Kering Netpala

11:13 WIB | Tuesday, 18-October-2016 | Teknologi, Inovasi Teknologi | Penulis : Kontributor

Tanah bercampur batu karang berserakan dimana-mana. Kering-kerontang adalah hidup keseharian masyarakat Desa Netpala, dan bulan Oktober ini adalah puncaknya kekeringan yang melanda desa yang berada di ketinggian 900 dpl itu.

 

Jangankan untuk menyiram tanaman, untuk kebutuhan sehari-hari saja mereka kadang-kadang harus mencari air ke tempat yang jauh. Pantas saja, sayuran dan jeruk yang merupakan komoditi khas Netpala produksinya turun drastis, hanya untuk kawasan-kawasan yang berdekatan dengan embung-embung yang masih bisa memproduksi sayur dan buah-buahan.

 

Pemandangan ini terjadi hampir setiap tahun, jika sudah datang musim kemarau. Padahal, Kawasan Desa Netpal yang berada di kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) adalah sentra sayuran dan Jeruk Keprok SoE (JKS). Namun jangan pesimis dulu melihat keaadan itu, pasalnya saat ini Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui BPTP Nusa Tanggara Timur tengah membangun surga bagi petani di desa itu.

 

Surga itu bernama Taman Teknologi Pertanian (TTP) Mollo di desa Netpala, kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).  TTP ini bertujuan sebagai wahana hilirisasi iptek-inovasi di bidang pertanian dan menginkubasi UKM/Industri rumah tangga yang bisa mendifusi teknologi/inovasi kepada petani sekitarnya.

 

Menurut Kepala BPTP NTT, Amiruddin Pohan TTP Mollo dirancang dalam tiga zona, yaitu zona on-farm, Zona TTP-center dan area-rest. Pada zona on-farm, yaitu lingkungan usaha tani masyarakat Netpala, dan diharapkan semua petani ikut terlibat dalam mengimplementasi semua inovasi teknologi dan manajemen yang sudah diarahkan.

 

Di Zona TTP-center yaitu tempat  pusat manajemen dan show-window bagi inovasi/teknologi yang akan dikelola oleh koperasi atau masyarakat dan awalnya dikawal oleh para Peneliti Badan Litbang Pertanian.

 

Zona TTP-center ini  berlokasi di lahan Balai Benih Induk dan SKB. Di lokasi ini dibangun beberapa fasilitas pendukung. Dan terakhir, zona-3 adalah area-rest atau yang di sebut zona pusat rekreasi dan istirahat yang lokasinya berada di sekitar kawasan embung yang akan dibangun di lahan milik masyarakat (danau Talmanu).

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162