Loading...

Mentan Datang, Bupati Lampung Timur Merasa Mimpi

15:02 WIB | Monday, 13-November-2017 | Nusantara | Penulis : Julianto

Mentan, Amran Sulaiman saat memberikan bantuan kepada petani di lampung timur

Kedatangan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman ke Desa Mandalasari, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur ini, ibarat sebuah mimpi bagi Bupati Lampung Timur,  Chusnunia Chalim.

 

Bupati perempuan pertama di Sumatera itu senang, karena Menteri Amran akhirnya bisa meluangkan waktu menghadiri panen raya padi di lahan seluas 300 hektar (ha) di wilayah yang dipimpinnya. “Saya merasa seperti mimpi, Pak Menteri yang sudah ditunggu lama sekali, alhamdulillah kini terwujud,” ucap Chusnunia.

 

Pada kesempatan itu, bupati berhijab tersebut menyampaikan potensi lahan pertanian di daerahnya cukup luas yakni lebih dari 214 ribu ha. Baik untuk tanaman padi maupun jagung. Karena itu ia bertekad mendukung penuh program pemerintah mempertahankan swasembada pangan. Namun tetap mengutamakan kesejahteraan petani.

 

“Kesejahteraan petani itu yang utama, menjadi perhatian kita di Lampung Timur,” kata bupati yang daerahnya menyokong lebih 13% kebutuhan pangan di Provinsi Lampung. Tahun ini, produksi pagi di Lamtim lebih 519 ribu ton. Karena itu, Chusnunia beharap dukungan terhadap petani di daerahnya terus diberikan pemerintah pusat malalui Kementerian Pertanian.

 

Sementara itu dalam upaya mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, sepanjang tahun 2017 ini pemerintah sudah menyetop impor komoditas pangan diantaranya beras, jagung, bawang merah dan cabe. Selain itu guna menjaga kestabilan harga, memberikan pengawasan secara ketat terhadap pelaku usaha. 

 

Untuk membantu petani, Mentan Amran Sulaiman secara simbolis menyerahkan beberapa bantuan alat-alat pertanian berupa hand traktor dan pompa air. “Dengan bantuan ini, diharapkan para petani dapat meningkatkan produksi hasil pertanian sehingga Lampung Timur menjadi lumbung pangan nasional,” katanya, pekan lalu.

 

Amran mengatakan, Lampung Timur mempunyai lahan pertanian cukup luas, ditambah iklimnya sangat cocok, terutama tanaman padi. Produksi Lampung Timur tahun ini diperkiraan naik 20%. Bahkan secara grafik wilayah tersebut menjadi yang tertinggi di antara lima belas kabupaten lainnya di Lampung. 

 

“Saya minta pemerintah daerah bekerja keras memberikan penyuluhan secara rutin kepada petani, sehingga produksinya terus meningkat. Hasil serta kualitas produksi padi petani Lampung Timur harus mampu bersaing dengan hasil panen padi dari pulau Jawa,” tutur Amran.Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162