Loading...

Mentan Janji Anggaran Pengembangan Kopi Ditambah

15:23 WIB | Tuesday, 13-March-2018 | Komoditi, Kebun | Penulis : Julianto

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bersama pengurus Dewan Kopi Indonesia

 

 

Pemerintah akan menambah anggaran pengembangan kopi. Targetnya adalah agar kopi Indonesia menjadi yang terbaik di dunia. Demikian janji Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat Pameran dan Ekspose Kopi Nusantara, serta Pencanangan Hari Kopi Nasional di Serpong, beberapa waktu lalu.

 

“Apa yang perlu pemerintah dukung dan berikan? Konkrit saja jangan bertele-tele, kita selesaikan langsung disini,” tanya  Amran Sulaiman kepada peserta pameran dan ekspose Kopi. Mendengar pernyataan tersebut, peserta langsung menyampaikan aspirasi pelaku usaha perkopian Indonesia. Salah satunya adalah perlunya peremajaan tanaman kopi. Menanganggapi permintaan itu, Amran langsung memerintahkan Dirjen Perkebunan, Bambang agar menambahkan atau realokasi anggaran untuk pengembangan kopi.

 

Amran juga berjanji akan membuat konsep pengembangan kopi nusantara seperti program jagung yang kini sudah berhasil, bahkan sampai ekspor. Misalnya dengan pola kerjasama dengan pelaku usaha kopi baik itu, eksportir, pelaku bisnis warung kopi, penangkar bibit kopi dan para petani.

 

“Caranya semua pelaku usaha membagi habis pengembangan kopi ini berdasarkan wilayah kerja masing masing. Pelaku usaha bermitra dan membina petani kopi. Eksporter bisa membawahi penangkar bibit. Para petani berproduksi kopi dari hulu sampai hilir,” tuturnya. Dengan cara ini Amran berharap, bisa membangkitkan gairah para petani untuk membudidayakan kopi.

 

Pada kesempatan itu Amran juga mengukuhkan Pengurus Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) Periode 2018-2022. Sebagai Ketua Dewan Kopi Indonesia, Anton Apriyantono.  “Hari ini menjadi hari yang bersejarah di Indonesia. Pengukuhan pengurus ini sendiri langsung ditetapkan menjadi Hari Kopi Nasional,” ujarnya.

 

Amran berharap kepada pengurus Dekopi ada pergerakan progresif untuk mengembangkan kopi nusantara. Bahkan Amran menantang Dekopi mengajukan programnya untuk meningkatkan produksi kopi nusantara.

 

Saat ini Kementan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2,2 triliun untuk mengembalikan kejayaan rempah, termasuk untuk pengembangan kopi. Kerjasama  dengan Dekopi diharapkan menjadi langkah yang lebih mudah untuk mencapai tujuan bersama. “Yaitu menempatkan kopi Indonesia menjadi komoditas nomor 1 di dunia,” ujarnya.Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162