Loading...

Mentan Tegaskan Stop Impor Kentang

09:47 WIB | Friday, 06-January-2017 | Nasional | Penulis : Julianto

Kementerian Pertanian menegaskan stop impor kentang. Bahkan dengan potensi yang ada Indonesia justru bisa menembus pasar ekspor.

 

Saat penanaman dan panen raya kentang ke Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan untuk tidak akan mengimpor kentang, tapi harus bisa melakukan ekspor. Negara yang dibidik dan berpotensi menjadi tujuan ekspor yakni Singapura dan Malaysia. Karena itu, produksi dalam negeri harus ditingkatkan

 

“Stop impor kentang, mulai hari ini tidak ada lagi kita cerita impor tapi kita obsesi kita ekspor,” tegasnya saat memberikan arahan usai panen dan tanam kentang bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipiro, Anggota DPD RI, Denti Widi Eka Pratiwi, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan, Bupati Banjarnegara yang diwakili Asisten Daerah, Wawang, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah, Suryo Banendro dan Dandim 0704 Letkol Inf Arief Bastari.

 

Kunjungan tersebut juga sebagai bentuk komitmen untuk menepati janji kepada petani yang sebelumnya berunjuk rasa ke Jakarta meminta pemerintah menyetop impor kentang. Amran menjelaskan, impor kentang selama tahun 2016 jumlahnya sangat sedikit dibandingkan total produksinya.

 

Impor kentang hanya 26.000 ton sedangkan produksi kentang mencapai 1,2 juta ton. Ke depan ekspor kentang, khususnya ke Singapura dan Malaysia harus terus didorong. “Kami optimis ekspor ini bisa dicapai karena petani kentang kita, khususnya di Dieng sangat luar biasa, barusan kami lihat langsung. Karena itu, harga kentang harus bagus, agar petani sejahtera,” katanya.

 

Amran mengatakan, strategi meningkatkan produksi kentang melalui penyediaan benih unggul. Untuk mewujudkan ini, Kementerian Pertanian memberikan bantuan untuk produksi benih di wilayah Dieng sebanyak 10 ha. “Kemudian penyediaan alat mesin pertanian untuk menekan biaya produksi dan penyediaan air dengan cara bangun embung. Ini dapat menaikkan produktivitas,” katanya.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162