Loading...

Meracik Jamu untuk Menyehatkan Ayam

13:54 WIB | Tuesday, 12-September-2017 | Teknologi, Klinik Teknologi | Penulis : Ika Rahayu

Pertanyaan :

 

Selamat siang Tabloid Sinar Tani, saya peternak pemula ayam kampung pedaging tertarik dengan satu tulisan di Tabloid Sinar Tani edisi 24-30 Mei 2017 berjudul Beternak Ayam Tanpa Bau, yang intinya mengenai cara-cara budidaya ayam yang ramah lingkungan.

 

Menciptakan lingkungan kandang yang bersih dan bebas dari bau tak sedap serta menjaga kesehatan ayam ternyata bisa dilakukan dengan memberikan ramuan tradisional berbahan herbal (jamu) kepada ayam-ayam yang kita pelihara. Pertanyaan saya, bahan-bahan herbal apa saja yang bisa digunakan dalam meracik jamu untuk ayam dan bagaimana cara pembuatannya? Atas jawaban Sinar Tani diucapkan terima kasih.

 

Yusuf, Kab. Pesisir Selatan, Sumatera Barat

 

 

 

Jawaban :

 

Pemberian ramuan herbal sebetulnya sudah lama dilakukan oleh para peternak ayam bukan ras (buras) terutama yang memelihara ayam sebagai hobi. Ayam-ayam aduan serta ayam untuk kontes biasanya oleh pemiliknya diberi “jamu” khusus yang diracik sendiri dengan resep turun temurun. Umumnya peternak menggunakan bahan baku rempah-rempah yang banyak dijual di pasar tradisional

 

Sejumlah bahan herbal seperti bawang putih dan daun sirih dipercaya bisa berfungsi sebagai antibiotik alami, sementara bahan lainnya seperti temu lawak dan gula merah masing-masing diyakini dapat meningkatkan nafsu makan ayam serta sebagai sumber energi untuk meningkatkan stamina tubuh.

 

Untuk menjaga kesehatan ayam, umumnya peternak menggunakan bahan baku berupa rimpang kunyit yang menurut hasil riset mengandung senyawa kurkumin untuk anti radang, anti virus, anti mikroba dan anti kolesterol.

 

Institusi Badan litbang Pertanian Kementan menyebutkan bahwa kunyit (Curcuma domestica) di samping sebagai bahan anti hama juga berkhasiat mengubah bau tidak enak. Karenanya tak mengherankan bila kunyit kerap digunakan oleh peternak ayam untuk menghilangkan bau tak sedap di lingkungan kandang.

 

Penggunaan kunyit juga sangat mudah. Setelah dicuci bersih, kunyit diparut dan diperas untuk diambil airnya. Selanjutnya air perasan kunyit tersebut ditambahkan ke pakan ayam. Beberapa praktisi perunggasan menggunakan sari kunyit dengan dosis hanya sekitar 3 persen dari berat pakan. Jadi untuk setiap 100 gram pakan ayam cukup ditambahkan sekitar 3 cc perasan kunyit.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162