Loading...

Merubah Hutan Manggis Menjadi Kebun Manggis

15:19 WIB | Tuesday, 27-December-2016 | Mimbar Penyuluhan | Penulis : Kontributor

Salah satu buah tropika yang menjadi andalan Indonesia karena jarang ditemui di negara lain adalah manggis.

 

Manggis (Garcinia mangostata L) merupakan salah satu komoditas buah tropis primadona ekspor Indonesia. Kontribusi ekspor manggis terhadap total ekspor buah-buahan nasional sebesar 37,4%. Sedangkan kontribusi produksi manggis hanya 0,5% dari total produksi nasional. Sentra produksi manggis terbesar di Indonesia adalah di Jawa Barat dan Sumatera Barat.

 

Prospek pengembangan agribisnis manggis sangat cerah mengingat peminat buah ini di luar negeri banyak dan harganya relatif mahal. Tanaman manggis berasal dari semenanjung Malaysia. Sebagian para peneliti berpendapat bahwa hanya terdapat satu jenis manggis di dunia. Hal ini disebabkan karena tanaman ini bersifat apomiksis, yaitu embrionya berasal dari organ nonseksual. Kalau hal ini memang benar, maka manggis dapat disebut sebagai kultivar. Namun dilaporkan terdapat variasi bentuk, ukuran dan warna buah dari berbagai daerah sentra produksi manggis. Bisa jadi, variasi bentuk/morfologi ini disebabkan karena pengaruh faktor lingkungan tempat tanaman tersebut tumbuh.

 

Di balik keeksotikkannya, manggis menyimpan berbagai potensi yang luar biasa dalam menunjang kesehatan atau bisa disebut dengan istilah functional food. Di beberapa negara sudah sejak lama manggis dijadikan sebagai obat dan bahan terapi terutama bagian kulitnya. Kulit buah manggis merupakan salah satu bagian terbesar dari buah manggis yang dikategorikan sebagai limbah. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit buah manggis kaya akan kandungan antioksidan, terutama antosianin, xanthone, tannin, maupun asam fenolat.

 

Buah manggis yang sudah matang pohon, kulit buahnya berwarna merah. Pemetikan harus dilakukan secara hati-hati, sebab kulit buah manggis sangat rentan terhadap kerusakan. Sedikit terjadi kerusakan kulit menyebabkan keluarnya getah berwarna kuning. Getah tersebut menyebabkan turunnya kualitas buah karena rasa buah dapat berubah menjadi pahit. Masa berbuah pohon manggis sejak tanam sangat lama. Hal ini menyebabkan keengganan petani untuk membudidayakannya secara komersial.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Ahmad Soim

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162