Loading...

Naik Perahu, Mentan Amran Salurkan Bantuan Pupuk dan Benih untuk Petani Wajo

14:48 WIB | Monday, 09-July-2018 | Nasional | Penulis : Kontributor

Naik Perahu, Mentan Amran Salurkan Bantuan Pupuk dan Benih untuk Petani Wajo

Banjir sudah melanda Sulawesi Selatan selama satu pekan terakhir, ribuan hektar sawah pun ikut terendam. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman langsung naik perahu sambil menyalurkan bantuan pupuk dan benih untuk petani korban gagal panen dan puso.

 

Tiga kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan yakni Bone, Soppeng dan Wajo kini tengah mengalami bencana banjir. Tercatat, seluas 11.480 ha, meliputi Wajo 7.591 ha, Soppeng 2.969 ha dan Bone 920 ha lahan sawah terendam dan mengakibatkan gagal panen bahkan puso.

 

Mendengar banyaknya petani yang terdampak banjir, Menteri Pertanian langsung menuju Sulawesi Selatan dan mulai membagikan beragam bantuan. Korban banjir di Kabupaten Wajo merupakan daerah pertama yang dikunjungi Mentan Amran, Senin (09/07). Mentan memberikan bantuan secara gratis berupa benih, pupuk, asuransi pertanian dan alat mesin pertanian seperti pompa air dan eksavator.

 

Menggunakan perahu, Mentan Amran melihat secara langsung dampak banjir yang terjadi di Wajo dan akan dilanjutkan lagi di Kabupaten Soppeng, Selasa (10/7) mendatang.

 

“Bapak Presiden sudah perintahkan langsung untuk kami ke lapangan dan beri bantuan pupuk dan benih gratis kepada seluruh masyarakat yang kena banjir di tiga kabupaten ini tanpa terkecuali,” tegas Amran.

 

Amran menekankan pemerintah  sangat fokus menyelesaikan permasalahan petani yang terkena banjir ini. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian tidak ingin pemberian bantuan dilakukan secara simbolis.

 

“Kami tidak ingin simbolis dalam pengirimannya, kami cek langsung pengirimannya dan kami cek langsung sopir juga agar bantuan dibongkar hari ini. Jangan sampai nanti benihnya dibawa pulang karena masyarakat membutuhkan benihnya dan kita gantikan benih dan pupuk gratis. Kami pastikan nanti juga kalau kurang bantuan kami akan kirim bantuan tambahan dari pusat,” ucap Amran.

 

Khusus untuk pupuk, total bantuan untuk korban banjir Sulsel ini sekitar 574 ton atau nilainya mencapai Rp 2,7 miliar.

 

Untuk mengoptimalkan penyaluran bantuan secara cepat dan tepat sasaran, Amran meminta Bupati dan dinas pertanian untuk mengerahkan brigade agar bantuan alat mesin pertanian, benih dan pupuk agar cepat sampai ke petani. Pengerahan bantuan pun dibantu dan diawasi pihak kepolisian dan TNI.

 

“Pupuk hari ini kita bagikan ada 280 ton, harus dibagi hari ini juga. Kita tidak boleh menunggu sampai besok. Kami minta dinas agar selama pengerahan bantuan untuk terus memonitor bantuan agar sampai cepat dan tepat,” ujarnya.

 

“Kami pun minta Kapolres dan Dandim untuk mengawasi serius bantuan. Tidak boleh yang main-main apalagi menyakiti ekonomi rakyat kecil. Ini ruang rakyat kecil jangan sakiti mereka. Kalau nanti sakiti petani, akan berhadapaan langsung dengan saya menteri pertanian,” pinta Amran.

 

Banjir Terparah

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulsel, Fitriani yang ikut mendampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan banjir di Kabupaten Wajo diakibatkan karena luapan air dari Danau Tempe. Banjir mulai terjadi pada minggu lalu akibat hujan sehingga aliran sungai dari hulu bermuara di danau tempe.

 

“Total puso di Wajo 7.591 ha. Dari total tersebut yang bisa ditanami padi seluas 6.658 ha dengan kebutuhan benih padi 166,46 ton dan sisanya untuk ditanami jagung 933 ha. Sementara khususnya di Kecamatan Belawa, luas pusonya mencapai 3.785 ha dengan kebutuhan benih padi 94,6 ton,” katanya.

 

Fitriani menyebutkan banjir kali ini terparah sepanjang 10 tahun terakhir. Sebab meskipun setiap tahun terjadi banjir, lahan sawah yang terendam hanya mencapai 300 ha dan tidak membuat masyarakat terisolasi. “Banjir saat ini tidak hanya berdampak pada tanaman saja, tapi juga membuat masyarakat terisolasi,” sebutnya. (gsh)

 

 

 

 

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162