Loading...

Optimalisasi Lahan Rawa dengan Kanalisasi

07:20 WIB | Sunday, 15-October-2017 | Sarana & Prasarana, Non Komoditi | Penulis : Julianto

Optimalisasi lahan rawa menjadi lahan produktif menjadi salah satu langkah pemerintah mendongkrak produksi padi. Dengan teknologi, seperti sistem kanalisasi, lahan yang semula hanya bisa tanam satu kali, bisa tanam hingga tiga kali.

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat meninjau lahan rawa yang disulap menjadi lahan pertanian seluas 500 ha di Desa Palabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan Induk, Kabupaten Ogan Illir mendapat lahan terebut kini bisa tiga kali tanam dalam setahun.

 

Keberhasilan mengoptimalkan lahan rawa tersebut mendapat apresiasi dari Mentan. "Hari ini jujur kami agak demam, begitu melihat keberhasilan Pak Bupati, Pak Kadis kami langsung sembuh. Kami pakai jaket karena merasa masih demam, begitu tadi berdiri di pojok sana, dulu ini seperti lautan, hari ini menjadi lautan padi,” ujarnya.

 

Potensi lahan rawa di Provinsi Sumatera Selatan mencapaI 483.000 ha. Dengan produktifitas mencapai 8 ton/ha, maka akan ada produksi sebanyak 2 juta ton beras sekali panen. Jumlah itu setara dengan kebutuhan beras nasional perbulan yakni 2,6 juta ton.

 

Amran menjelaskan, biasanya pada Oktober di wilayah tersebut paceklik, karena tidak ada panen. Tapi dengan mengoptimalkan lahan rawa dengan teknologi, kini lahan rawa bisa panen padi. “Dengan teknologi seperti membuat kanalisasi, air tidak masuk saat musim hujan. Tapi kalau air masuk, ada pompa yang akan menyedot. Tapi kalau musim kering, kita gunakan pompa untuk memasukan air. Hasilnya 3 kali panen, padahal dulunya tidak ada panen,” tutur Amran.

 

Hitung Amran, dengan potensi lahan paling tidak 500 ha, lalu bisa tanam tiga kali dengan produktivitasnya 6 ton/ha akan ada tambahan produksi sebanyak 6 juta ton gabah. Kalau dikali Rp 4 juta (estimasi harga gabah per ton), maka hasilnya Rp 24 triliiun pendapatan petani di Sumatera Selatan. Yul

 

 

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162