Loading...

Pegang Kartu Tani, Kredit Bank pun Mengucur

11:20 WIB | Monday, 02-October-2017 | Non Komoditi, Sarana & Prasarana | Penulis : Indarto

Kartu tani kini ibarat kartu ‘sakti’ bagi petani. Dengan memegang kartu tersebut, petani bisa mendapat berbagai kemudahan. Bukan hanya sarana produksi, seperti pupuk yang bisa didapat, kredit dari bank penerbit kartu tani pun bakal mengucur.

 

Kartu Tani yang akan diimplementasikan secara serempak di tanah air ini sangat bermanfaat dan membantu petani untuk mengembangkan usaha pertanian. Selain untuk menebus pupuk bersubsidi dan akad kredit di bank, kartu tani bisa dimanfaatkan sebagai sarana informasi dan monitoring pemerintah, BUMN, penyedia saprotan, maupun BUMN off taker.

 

Salah satu petani penerima kartu tani di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kusnadi mengakui, sangat senang mendapat kartu tani. Sebab, dengan kartu tersebut Kusnadi bisa mendapatkan sarana pertanian dengan mudah. Kartu tani juga bisa untuk meminjam uang untuk modal usaha.

 

“Sangat senang,” ujarnya singkat kepada Tabloid Sinar Tani. “Senang, karena saya bisa nebus pupuk bersubsidi pakai kartu tani. Dengan menunjukkan kartu tani, saya juga bisa pinjam uang ke bank. Prosesnya juga mudah. Karena tanpa jaminan dan tak perlu disurvei,” kata Kusnadi, di Jakarta, pekan lalu.

 

Bahkan Kusnadi mengakui, dengan kartu tani dirinya bisa mendapat pinjaman bank hingga Rp 9 juta. Uang pinjaman itu langsung masuk ke kartu tani, sehingga menjadi deposit untuk menebus pupuk bersubsidi. “Sisanya bisa dicairkan dalam bentuk cash untuk kebutuhan modal usaha dan membayar ongkos mengolah tanah atau menanam,” katanya.

 

Selain proses mendapatkan kredit ke bank sangat mudah, menurut Kusnadi, pinjaman tersebut tak perlu ada jaminan dan bunganya juga ringan. Artinya, ketika akad kredit ke bank hanya dikenakan bunga sebesar 1% per bulan atau 9% per tahun.

 

“Kreditnya bisa dibayar lunas setelah panen, atau sekitar 4 bulan (120 hari). Jadi, petani tak usaha repot-repot lagi mendapatkan modal kerja. Petani juga tak lagi terjerat tengkulak untuk pinjam uang yang bunganya mencekik,” kata Kusnadi yang juga Ketua Kelompok Tani Muda Jaya Agro (Muja) Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo.

 

Mulai tahun ini sejumlah petani di Jawa mendapat fasilitas kartu tani. Bahkan, pada tahun 2020 semua petani di Tanah Air sudah bisa memanfaatkan berbagai fasilitas kemudahan dari KT. “Apabila kartu tani yang diterima petani dipadukan dengan Asuransi Usaha Tani Padi, membuat usaha pertanian makin menari. Dengan kartu tani juga akan mendorong generasi muda untuk terjun di usaha pertanian,” kata Kusnadi.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162