Loading...

Pelajaran Menarik dari Penas XV Petani Nelayan 2017-Aceh

22:56 WIB | Wednesday, 17-May-2017 | Editorial, Editorial | Penulis : Ahmad Soim

Kehadiran Presiden Joko Widodo membuka Pekan Nasional (Penas) XV Petani Nelayan - Aceh 6-11 Mei 2017 memberikan energi dorong yang luar biasa bagi suksesnya acara penyuluhan pertanian akbar ini.

 

Mayoritas peserta adalah petani nelayan. Mereka tinggal di rumah-rumah penduduk membaur dengan masyarakat Aceh. Para peserta mengucapkan terima kasih kepada Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yang telah mampu menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Para petani nelayan mengatakan Aceh adalah provinsi yang aman dan nyaman.

 

Berbagai bidang kegiatan yang diselenggarakan pada ajang Penas XV di Aceh berjalan sukses. Para petani nelayan dengan antusias bertukar pengalaman melalui berbagai kegiatan seperti unjuk tangkas, rembug, berbagai lomba keterampilan dan lainnya. Petani juga dapat mencari teknologi terbaru baik dari pemerintah maupun swasta melalui gelar teknologi, maupun teknologi yang dihasilkan petani sendiri dalam kegiatan Temu Karya Inovasi Petani.

 

Petani di ajang Penas juga diberikan kesempatan untuk mengenal dan belajar menggunakan smartphone yang dimilikinya untuk mengakses pemasaran digital dan menggali teknologi di dunia maya. Mereka dilatih bagaimana membuat E-mail dan mengoperasionalisasikan untuk mendapatkan teknologi baru, baik dari gambar, mapun dimensi dua.

 

Jejaring bisnis di antara peserta terus dikembangkan. Dengan menghadirkan pakar-pakar swasta di bidang jaringan bisnis, maupun mengajak pemerintah dan petani nelayan untuk membangun jejaring bisnis.

 

Yang tidak kalah serunya adalah fasilitas dari Pemerintah Provinsi NAD berupa transportasi gratis peserta penas ke sejumlah obyek wisata di Aceh. Banyak di antara mereka yang menyeberang menuju Pulau Sabang untuk melihat langsung titik nol kilometer. Mereka ingin melihat ujung barat Indonesia.

 

Selain manfaat-manfaat yang diperoleh itu, Penas XV Petani Nelayan _ Aceh ini telah memberikan banyak manfaat lainnya. Di antaranya, adalah telah menyatukan petani dari seluruh Indonesia yang beragam agama, ras dan suku. Mereka berbaur menjadi satu, petani Indonesia.

 

Misi mulia Penas ini hendaklah terus dipupuk dalam setiap pelaksanaan Penas di masa-masa mendatang. Kita juga berharap Penas Petani Nelayan ini bisa terus disempurnakan untuk juga menumbuhkan petani muda dan regenerasi petani melalui regenerasi kepengurusan atau kepanitiaan Penas dari tahun ke tahun. Lebih dari itu rasa sebagai Petani Indonesia perlu terus diupayakan sehingga KTNA bisa menjadi organisasi petani professional yang fokus pada pemberdayaan dan penyuluhan pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162