Loading...

Peluang Pestisida Komersial Berbasis Minyak Atsiri

16:29 WIB | Saturday, 29-June-2013 | Iptek | Penulis : Ahmad Soim

Pestisida komersial berbasis minyak atsiri sudah dikembangkan oleh negara lain, lalu mengapa tidak kalau Indonesia yang kaya sumberdaya minyak atsiri ikut mengembangkannya?

 

Minyak atsiri memiliki kegunaan yang luas sekali meliputi kebutuhan rumah tangga hingga sebagai bahan baku banyak ragam industri dari industri makanan dan minuman, farmasi, kosmetik dan lainnya. Selain sebagai bahan obat-obatan melawan patogen bagi manusia atau hewan, banyak bahan aktif minyak atsiri yang kegiatan biologisnya cocok digunakan sebagai pestisida nabati melawan beragam patogen dan hama tanaman maupun gulma.

Sri Yuni Hartati dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan dalam satu ulasan menyatakan, ditinjau dari aktivitas biologi, efikasi, kompatibilitas, organisme sasaran serta keamanannya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, maka potensi minyak atsiri sebagai pestisida nabati sangatlah besar. Bahan aktif minyak atsiri untuk aktivitas biologis itu meliputi senyawa-senyawa dari golongan terpen, alkohol, aldehid dan fenol seperti karvakrol, eugenol, timol, sinamaldehid, asam sinamat dan perilaldehid. Di luar negeri produksi dan penggunaan pestisida berbasis minyak atsiri sudah mulai berkembang untuk pengendalian patogen dan hama di rumah kaca, di sekitar rumah dan di lingkungan peternakan.

Di antaranya produk komersial CinnamiteTM dan ValeroTM yang berfungsi sebagai apisida, mitisida dan fungisida berbahan aktif sinamaldehid, diproduksi di Amerika Serikat. Kegunaannya mengendalikan patogen dan hama tanaman hortikultura di rumah kaca. Ada EcoPCOR (BioganicTM) dengan bahan aktif eugenol dan 2-penetil propionat sebagai insektisida dan mitisida tanaman hortikultura di rumah kaca dan di pembibitan. Juga EcoTrolTM dan SporanTM (fungisida berbahan aktif minyak rosemary) dan MatranTM (mengandung eugenol) yang digunakan mengendalikan gulma. Sedangkan pestisida EcoVETTM merupakan hama pengendali serangga di peternakan. Ada pula insektisida anti rayap seperti Apilife VARTM yang mengandung timol, sineol, mentol dan kamfor.

Produk-produk pestisida berbasis minyak atsiri tersebut telah lolos registrasi dari EPA (Environmental Protection Agency) dan dinyatakan aman (GRAS = Generally Recogniced As Safe) dan sering digunakan untuk bercocok tanam secara organik.

 

Untuk informasi yang lebih lengkap baca EDISI CETAK TABLOID SINAR TANI (berlangganan Tabloid SINAR TANI.  SMS ke : 081317575066).

 

 

 

Editor : Ahmad Soim

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162