Loading...

Pemerintah Perlu Bersinergi dengan RMU Kecil

16:07 WIB | Wednesday, 04-October-2017 | Komoditi, Pangan | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Kebijakan perberasan nasional perlu disempurnakan dari Pencapaian Swasembada menjadi Pencapaian Kesejahteraan Petani. Produsen padi adalah petani kecil, diperlukan suatu terobosan untuk mempermudah petani mengakses modal, teknologi, sarana dan pasar.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Sutarto Alimoeso pada acara Focus Group Discussion (FGD) bertema Telaah Kritis Industri Perberasan Nasional di Jakarta, Selasa (3/10).

 

"Penggilingan padi terutama yang lokal, setempat atau kecil selain sebagai pemasok beras juga dapat menjadi instrumen penghela produksi dan ekonomi pedesaan melalui kerja sama dengan kelompok tani (Poktan) atau koperasi tani,” ujarnya.

 

Sutarto menilai, sudah saatnya dilakukan revitalisasi atau modernisasi penggilingan padi/Rice Milling Unit (RMU) dan diharapkan pemerintah dapat memberikan kemudahan untuk dapat mengakses permodalan dan pasar. "Pemerintah harus memiliki instrumen stabilisasi pangan atau beras. Bulog dapat berperan sebagai pelaksana stabilisator pangan atau beras dan sekaligus sebagai pemimpin pasar (market leader) pangan," tambahnya.

 

Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi sangat mengapresiasi saran dari Sutarto terkait upaya memupuk Sinergitas RMU Kecil dengan pemerintah. Dengan demikian pemerintah diharapkan bisa memfasilitasi agar penggilingan kecil itu dapat direvitalisasi juga dilengkapi sarana prasarana yang diperlukan.

 

“Arahnya tidak hanya penggilingan kecil memproduksi beras pecah kulit saja, tapi juga ke proses lebih ke hilir sehingga bisa memperoleh nilai tambah yang lebih besar,” kata Sutarto.

 

"Kita bisa belajar dari pengalaman model Bulog dengan pasukan semutnya. Penyerapan Bulog bisa tinggi karena adanya kerja sama dengan semua penggilingan besar dan kecil. Simpul untuk membangun industri perbesaran itu ada di penggilingan. Idealnya di setiap zona seluas per 100-200 ha ada satu penggilingan padi," tuturnya. Tia/Ira

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162