Loading...

Pengawasan Masyarakat Sukseskan PERMAK

09:40 WIB | Tuesday, 07-June-2016 | Liputan Khusus | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak masyarakat melakukan pengawasan terhadap program Penerapan Revolusi Mental Anti Korupsi (PERMAK). Masyarakat bisa berperan mengawasi secara langsung penerapan program pemerintah.

 

Demikian penegasan Inspektur Jenderal Kementan, Justan Riduan Siahaan pada acara  Gerakan Penerapan Revolusi Mental Anti Korupsi Kementerian Pertanian (PERMAK) bertema Membangun Tunas Integritas Menuju Integritas Bangsa, di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

 

Fungsi Itjen sebagai pengawas sangat berharap masyarakat memberikan pengaduan yang bermuatan pengawasan, sertai bukti dan jangan hanya sekedar isu. Dengan begitu bisa membuat pemerintah menindaklanjuti laporan tersebut.  “Pengawasan yang paling efektif adalah pengawasan yang dilakukan masyarakat,” katanya.

 

Memang dia mengakui, bukan fungsi masyarakat memberikan bukti. Namun tanpa bukti bisa berakibat merugikan negara karena menggunakan uang negara untuk melakukan penyidikan yang ternyata tidak terbukti. Karena itu masyarakat harus bersinergi bersama fungsional untuk kepentingan bersama.

 

Jika ada masyarakat atau perusahaan yang dipersulit proses tertentu (di bidang pertanian), Justan meminta masyarakat membuat pengaduan. Jika khawatir akan kembali dipersulit saat melakukan pengaduan, maka masyarakat/pengadu bisa menggunakan perantara asosiasi, lalu melaporkan ke Itjen. 

 

“Jika pengaduan terkait program Kementan. Jika ada buktinya, akan segera diproses Itjen,” katanya. Justan mengajak masyarakat menjadi pahlawan pembangunan integritas dengan cara melaporkan apa yang dialami. Untuk membantu pengawasan, Itjen telah membuat grup tunas integritas. Grup tersebut nantinya akan melaporkan apa yang terjadi, terutama kasus penyimpangan. Tia/Yul/Itjen Kementan

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162