Loading...

Pengendalian Gulma di Lahan Sawah Jarwo

11:04 WIB | Monday, 19-December-2016 | Klinik Teknologi, Teknologi | Penulis : Kontributor

Pertanyaan

 

Untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah antara lain dengan memperkenalkan kepada petani teknologi di bidang budidaya pertanian yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman pangan.

 

Belakangan pemerintah memperkenalkan teknologi tanam “Jajar legowo (Jarwo)” yang menggunakan pupuk organik/petroganik dan teknik ini sudah mulai banyak diterapkan di lahan sawah petani kita.

 

Namun sejak menggunakan pupuk organik, sejumlah petani mengeluh lahan sawahnya lebih banyak ditumbuhi rumput dan dengan menerapkan sistem Jarwo semakin sulit dalam menggaruk gulma yang tumbuh. Mohon penjelasan dari Sinar Tani mengapa hal tersebut bisa terjadi dan bagaimana langkah yang tepat untuk dapat mengendalikan serangan gulma secara cepat jika petani menerapkan sistem Jarwo?

 

Badri, Ogan Ilir

 

 

 

Jawaban

 

Sebagai salah satu bentuk teknologi yang ditemukan dan dianjurkan oleh pemerintah, sistem tanam padi jajar legowo (jarwo) memang memiliki banyak keunggulan karenanya dapat dimengerti bila semakin banyak petani kita yang menerapkan sistem tersebut.

 

Tujuan utama dari penanaman padi dengan sistem jarwo pada dasarnya adalah untuk meningkatkan populasi tanaman dengan cara mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman yang seolah-olah tanaman padi berada di pinggir.

 

Berdasarkan pengalaman, tanaman padi yang berada di barisan pinggir akan menghasilkan produksi padi lebih tinggi dengan kualitas gabah yang lebih tinggi juga karena terpapar sinar matahari lebih banyak.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Ahmad Soim

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162