Loading...

PJ UPSUS Jabar: Bulog Jangan Kalah dengan Tengkulak

15:24 WIB | Thursday, 25-January-2018 | Olahan Pasar, Non Komoditi | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Untuk mewujudkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Badan Karantina Pertanian selaku Penanggung Jawab Upaya Khusus Swasembada (Upsus) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Banun Harpini mewakili Kementerian Pertanian (Kementan) meminta Perum Bulog didampingi TNI AD di Kodim setempat bergerak cepat melakukan Serap Gabah (Sergab).

 

Hal tersebut ditegaskan Banun pada kegiatan Gerakan Panen dan Serap Gabah bersama dengan Tim Upsus Jawa Barat dan petani dari Gapoktan Jaya Ratu di  Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (24/1). Sergab cepat dilakukan dalam upaya melindungi petani dari pembelian gabah di bawah harga ketentuan pemerintah yang dilakukan oleh tengkulak.

 

“Sergab cepat, sehingga tidak kalah langkah dengan para oknum tengkulak yang membeli Gabah Kering Panen (GKP) di bawah ketentuan pemerintah sehingga merugikan petani,” katanya.

 

Karena itu, Banun dan tim UPSUS Jabat fokus pada pendampingan petani agar dapat menghasilkan gabah dengan kuantitas dan kualitas sesuai dengan ketentuan. Ia meminta para petani membantu pemerintah dalam menjaga stok pangan dengan menjual gabahnya kepada Bulog.

 

“Kami minta kepada Bulog mengoptimslkan sergab petani dan memastikan pada saat puncak panen raya pada Februari-Maret tidak terjadi kejatuhan harga gabah petani. Target sergab Bulog di Jabar tahun 2018 sebanyak 1.3 juta ton setara gabah,” katanya.

 

Berdasarkan target serapan gabah petani Bulog 2017 sebesar 3.737.019 ton setara beras. Terealisasi sampai dengan 16 Juli 2017 sebesar 2.758.914 ton setara gabah atau 1.379.457 ton setara beras.

 

Safari panen di Tasikmalaya berlangsung di Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaratu  di lahan seluas 40 ha. Varietas padi yang di panen adalah Ciherang dengan produktifitas 7.2 ton/ha. Pada saat itu telah ada kesepakatan harga pembelian gabah senilai Rp 5.400 per kg Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp 5.400/kg. Harga GKP tingkat petani di desa Sukaratu berada di kisaran Rp 5.400 per kg, sedangkan Gabah Kering Giling (GKG) seharga Rp 6.500/kg.

 

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, yang turut hadir menyampaikan permohonan bantuan kepada Tim UPSUS Provinsi Jabar untuk mendorong penaikan Dam Cijalu di Bantar Kalong agar petani di wilayah Tasikmalaya dapat mencetak sawah baru 1.500 ha. Hal ini untuk menjawab tantangan pemerintah pusat wilayahnya sebagai kabupaten yang menaruh perhatian penuh terhadap pembangunan pertanian. Tia

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162