Loading...

Product Manager PT. Nufarm Indonesia, Haryanto: Pelihara Tanaman Lebih Intensif

11:36 WIB | Thursday, 08-February-2018 | Pangan, Komoditi | Penulis : Julianto

Haryanto

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mencegah serangan OPT pada musim hujan. Namun paling utama adalah pemeliharaan ta­naman harus lebih intensif. Pengamatan sejak dini terhadap serangan OPT, terutama penya­kit dan gulma harus rutin dilakukan.

 

“Jika sudah menunjukkan gejala serangan OPT, segera lakukan pengendalian, karena penyebaran/perkembangan OPT. Terutama penyakit dan gulma lebih cepat pada musim hujan, mengingat kondisi suhu dan kelembaban sangat mendukung untuk perkembangan OPT,” kata Product Manager PT. Nufarm Indonesia, Haryanto.

 

Dia mengingatkan, OPT yang harus diwaspadai pada musim hujan adalah gulma karena pada musim hujan pertumbuhannya lebih cepat. Selain gulma, serangan penyakit seperti blast, busuk pelepah, bercak daun dan kresek juga akan lebih tinggi. Spora jamur/bakteri juga akan mudah tumbuh, berkembang dan menular pada musim hujan, karena kondisi suhu dan kelembaban yang sangat mendukung.

 

Untuk menangani masalah OPT, Haryanto menyarankan, petani dianjurkan secara rutin melakukan pengamatan di lahan­nya. Jika sudah ada gejala serangan sebaiknya segera dilakukan tin­dakan pengendalian. Untuk pe­ngen­dalian gulma, jangan sam­pai menunggu gulmanya tinggi. Pada saat gulma sudah tumbuh 2-3 helai daun, sebaiknya segera dilakukan pengendalian. “Cara pengendalian gulma dapat dilakukan baik se­ca­ra manual ataupun dengan menggu­nakan herbisida,” katanya.

 

Saat ini PT Nufarm Indonesia memiliki produk terbaru un­tuk mengendalikan gulma, yaitu Serendy 28 WP. Dengan menggunakan Serendy, gulma berdaun sempit, daun lebar dan tekian dapat dikendalikan hanya dengan satu produk, tanpa perlu mencampur. Biaya aplikasi lebih hemat 40-60% dibanding produk lain dan Serendy aman untuk padi, tidak menimbulkan efek menguning/stagnasi pada padi.

 

Pada intinya Haryanto mene­gas­kan, pengendalian penyakit umumnya harus menerapkan prin­sip pencegahan. Sebaiknya pe­ta­ni memperhatikan sanitasi lahan, mengatur jarak tanam agar tidak terlalu rapat, menggunakan varietas tahan penyakit dan segera lakukan pengendalian jika sudah ada gejala serangan penyakit. Yul

Editor : Pimpinan Redaksi

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162