Loading...

RI Minta Brasil Bantu Tangkal Kampanye Negatif Sawit

10:52 WIB | Monday, 12-February-2018 | Nasional | Penulis : Julianto

 

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman berharap Pemerintah Brasil ikut membantu Indonesia untuk menangkal kampanye negatif terhadap minyak sawit (crude palm oil/CPO). Dengan demikian hubungan bilateral dua negara tersebut makin erat.

 

Permintaan tersebut disampaikan Amran usai bertemu Wakil Menteri Pertanian Brasil, Eumar Roberto Novacki di gedung Kementerian Pertanian, Senin (12/2). “Dalam pertemuan ini, kami titip masalah palm oil untuk membantu melakukan counter terhadap black campign  yang dilakukan negara-negara Eropa,” kata Amran.

 

Menurutnya, pembangunan perkebunan sawit di Indonesia dengan pendekatan community walfare (kesejahteraan masyarakat). Dalam industri minyak sawit, setidaknya ada 30 ribu masyarakat yang terlibat yang semuanya perlu hidup.

 

Jika ada black campign terhadap sawit, kemudian harga turun, maka akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat yang terlibat dalam perkebunan sawit. Akibatnya, masyarakat akan kembali masuk ke hutan untuk melakukan penebangan, sehingga dampak lebih jauhnya lingkungan akan rusak.

 

“Mari kita jaga bersama. Saya sempat bercanda dengan mereka, orang utan saja diperhatikan, bagaimana di sawit yang orang beneran,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu, Amran menyampaikan, dengan kedatangan Wakil Menteri Brasil ini, hubungan bilateral dua negara makin erat. “Kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya. Pada pertemuan itu, kami sampaikan Indonesia capaian, khsusunya sektor pertanian. Kita sudah swasembada jagung, kita sudah ekspor bawang. Beras demikian juga, ini tahun ketiga kita swasembada,” tuturnya.

 

Sementara itu untuk produk ternak, Amran mengatakan, bahwa Indonesia sudah ekspor ayam, baik dalam bentuk jadi maupun olahan, ke enam negara. Untuk perkuat bilateral, Amran menyampaikan bahwa Indonesia memang memerlukan pasokan sapi. “Mereka sampaikan bahwa sapi di Brasil lebih murah. Bagi kami, ini sangat bagus. Tindak lanjut kerjasama ini,  nanti akan ditindaklanjuti dirjen dalam working grup,” katanya. Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162