Loading...

Rizal Fahreza, Raih Untung Berlipat dari Agribisnis Jeruk

09:19 WIB | Thursday, 22-December-2016 | Dinamika Petani, Kontak Tani Sukses | Penulis : Kontributor

Usaha agribisnis buah-buahan sangat menjanjikan jika dijalani dengan penuh ketekunan. Untung berlipat pun bisa langsung didapat. Setidaknya itu dirasakan Rizal Fahreza, pemuda asal Garut Jawa Barat yang kian mantap menjalani profesi sebagai petani jeruk.

 

Berpenampilan khas anak muda, lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2014 yang berperawakan mungil ini dikenal di daerahnya karena mampu meraih keberhasilan dalam mengembangkan aneka kegiatan terkait agribisnis.

 

Tak hanya fokus melaksanakan usaha budidaya jeruk Garut dan aneka sayuran, Rizal juga menggarap usaha pengolahan sayur dan produksi tepung cabai, agrowisata hingga usaha perikanan. Dari keseluruhan kegiatan, tampaknya usaha budidaya jeruk khas Garut yang paling bersinar.

 

Rizal menilai, berwirausaha merupakan salah satu jalan untuk memperoleh pendapatan yang lebih cepat dan lebih besar dibandingkan dengan bekerja untuk orang lain. “Tentunya dalam menjalankan usaha harus diawali dengan niat yang benar, bekerja keras pantang menyerah serta memiliki visi misi yang jelas terarah,” tuturnya.

 

Rizal sendiri memulai kegiatan usaha taninya sejak tahun 2011 karena terdorong ingin lebih mengembangkan buah jeruk khas tanah kelahirannya. Lahan seluas 2,2 hektar diusahakan untuk pertanaman jeruk dan sayuran. Lahan tersebut berupa lahan sewa juga lahan milik sendiri.

 

Menggandeng 17 petani hortikultura dari enam kecamatan di Garut, hingga November 2016 sudah sekitar 30 petani yang menjadi binaannya. Pihaknya memilih fokus melaksanakan pembinaan kepada petani jeruk karena prospek komoditas yang satu ini dipandangnya sangat menjanjikan keuntungan besar.

 

“Dari 200 juta penduduk Indonesia, jika 25% saja mengkonsumsi jeruk maka setidaknya butuh 3,7 juta ton jeruk per tahun. Sementara saat ini produsen yang memasok jeruk ke pasaran masih sangat sedikit,” katanya.

 

Garut sesungguhnya memiliki varietas tanaman jeruk yang sempat menjadi andalan, namun sayangnya ancaman hama yang semakin parah menjadikan produksi di tingkat petani cenderung terus menurun.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162