Loading...

Salahkan Ijin, Importir Bawang Putih Masuk Daftar Hitam

16:07 WIB | Tuesday, 13-March-2018 | Olahan Pasar, Non Komoditi | Penulis : Julianto

bawang putih impor

 

 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan memasukan daftar hitam kepada pengusaha yang telah menyalahgunakan ijin importir bawang putih yang seharusnya untuk keperluan bibit. Bahkan perusahaan tersebut tidak akan pernah lagi bisa terlibat dalam pengadaan benih di Kementerian Pertanian.

 

“Saya pastikan importir yang bersangkutan sudah kami blacklist bersama groupnya di Kementan. Kalau ada pegawai yang terlibat, pasti akan kami pecat,” tegas Amran mengenai ditemukannya lokasi penyimpanan bawang  putih impor di Jakarta, Senin (12/3).

 

Amran mengakui, pihaknya memang memberikan rekomendasi importasi benih bawang putih untuk menggenjot produksi komoditas yang selama ini kebutuhan dalam negeri masih 90% diimpor. Diharapkan dengan importir ikut menanam bawang putih, target swasembada bawang putih Tahun 2019 bisa tercapai.

 

“Program itu sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan produksi bawang putih karena kita ingin komoditas ini swasembada. Tapi ini malah disalahgunakan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Sinar Tani. Karena itu Amran berharap, dengan mamasukkan daftar hitam baik untuk perusahaan dan anak perusahaan yang terlibat dapat memberikan efek jera dan peringatan untuk pengusaha lainnya.

 

Sebagaimana diketahui, Kementerian Perdagangan menemukan delapan kontainer atau kurang lebih 5 ton impor bawang putih yng diduga ilegal. Impor bawang putih tersebut seharusnya untuk bibit, tetapi justru dijual ke pasar.

 

“Kami sudah tarik 5 ton bawang putih ilegal dari Pasar Induk Kramat Jati. Ada delapan kontainer yang kami inventarisasi masuk,” kata Direktur Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan, Veri Anggriono Sutiarto.Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162