Loading...

SNI Jamin Produk Pengolahan Ikan

14:20 WIB | Monday, 21-November-2016 | Non Komoditi, Olahan Pasar | Penulis : Indarto

Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak bisa ditawar oleh pelaku usaha.  Mengingat, SNI menjadi salah satu unsur penting dalam pengawasan mutu produk perikanan dalam  membangun inovasi dan kreatifitas pelaku pengusaha perikanan. Dengan memenuhi SNI akan memberikan keuntungan bagi produsen, pengguna, serta konsumen.

 

“SNI sangat penting bagi pelaku usaha perikanan. Khususnya, bagi produsen perikanan yang sudah mempunyai SNI dapat mengembangkan dan menjamin kualitas produknya,” kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PDSP KP) KKP, Nilanto Perbowo, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

 

Menurut Nilanto, aplikasi standar merupakan hal penting yang harus dilakukan pelaku usaha jika menginginkan produknya tetap berkembang, serta mampu berkompetisi dalam era perdagangan bebas saat ini. Agar bisa berkompetisi di pasar bebas, Unit Pengolahan Ikan (UPI) skala mikro, kecil, menengah, dan besar ke depan diharapkan semuanya sudah ber-SNI.

 

“Karena itu, KKP  komitmen untuk membina Unit Pengolahan Ikan skala mikro kecil, menengah, dan besar untuk menjaga mutu dan keamanan produk perikanan,” kata Nilanto.

 

Bahkan, sampai kini KKP selalu konsisten membina secara intensif, terutama dalam pemenuhan produk hasil perikanan terhadap standar baik melalui SNI dan juga Sertifikat Kelayakan Pengolahan. SNI yang dirumuskan Komite Teknis 65-05 adalah SNI yang harus bisa diterapkan pelaku usaha dan tidak memberatkan. Selain itu, harus sesuai kebutuhan pasar dan tentu saja harmonis dengan standar Internasional.

 

Lima UPI Raih SNI Award

 

KKP melalui Ditjen PDSP KP pada ajang  Herudi Technical Comittee Award tahun 2016 mengirimkan delapan UPI untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut. Dari delapan UPI ini, lima diantaranya berhasil menyabet SNI award 2016.

 

Lima UPI,  skala kecil maupun skala besar yang berhasil mendapatkan penghargaan SNI award  tersebut, yaitu UD Cindy Group, CV Sakana Indo Prima, UD bening Jati Anugerah, PT sekar Bumi, dan PT Citra Dimensi Arthali. Penghargaan diberikan langsung Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi kepada Ditjen PDSP KP. "Penghargaan ini menunjukkan bahwa KKP benar-benar mengawal perumusan standar produk perikanan untuk meningkatkan daya saing,” ujar Nilanto.

 

Menurut Nilanto, penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen KKP dalam mendorong kualitas produk perikanan di tengah persaingan yang semakin ketat dan menjamin kesehatan, serta keamanan konsumen baik dalam maupun luar negeri. “Jika saat ini kita sudah memasuki pasar bebas Asean, sehingga sangat penting apabila pelaku usaha yang mengelola UPI sudah ber-SNI,” papar Nilanto. Idt

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162