Loading...

Standar Ekspor Tinggi, Pemerintah Dorong Petani Produksi Pangan Bermutu dan Aman

22:59 WIB | Tuesday, 16-April-2013 | Harga Komoditi | Penulis : administrator

Jakarta – Menteri Pertanian, Dr. Ir. Suswono, MMA mengatakan bahwa petani harus siap memproduksi pangan bermutu dan aman. Hal ini terkait dengan tantangan pertanian ke depan yang tidak sekedar meningkatkan produksi, tetapi juga menjaga mutu dan keamanan pangan.

 

“Tantangan kedepan bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mutu dan keamanan pangan, pangan yang aman bermutu dan aman dikonsumsi bebas dari bahan yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan”. Demikian dikatakan Mentan pada acara Rapat Panitia Nasional Codex Pangan Indonesia pada Selasa (5/3/2012).

 

Menurut Mentan, beberapa negara menerapkan standar ekspor yang cukup tinggi. Misalnya saja di Australia yang baru mau menerima manggis asal Indonesia setelah 6 tahun pengajuan ekspor. Hal ini karena Australia menerapkan standar yag tinggi terhadap produk pangan yang masuk ke negaranya.

 

Selain manggis, produk kelapa sawit Indonesia juga mengalami nasib serupa. “Bahkan Perancis sempat berencana menaikkan pajak impor sawit hingga 300 persen. Untungnya, Kementerian Kesehatan Perancis tidak mau menandatangani peraturan yang menyatakan bahwa sawit Indonesia membahayakan kesehatan,” katanya.  Oleh karena itu, Mentan melihat bahwa peranan Indonesia dalam berbagai forum Codex sangat relevan terutama dalam perumusan pengawalan dan penerapan standar mutu dan keamanan pangan

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Standardisasi Nasional, Bambang Prasetya menyatakan bahwa Codex Indonesia dibentuk untuk mengkoordinasikan kegiatan codex di Indonesia, agar dapat berperan aktif di forum Codex Alimentarius Commision (CAC) dan dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan nasional di bidang pangan, sesuai dengan prinsip keamanan pangan dan perlindungan konsumen.

 

Kegiatan Rapat Panitia Nasional Codex Indonesia ini dihadiri Perwakilan dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perikanan dan Kelautan. Badan Standardisasi Nasional, Badan POM, dan Kementerian Perdagangan.

 

Sumber: Biro Umum dan Humas

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162