Loading...

Strategi Pengembangan Agribisnis Salak

09:23 WIB | Tuesday, 22-November-2016 | Mimbar Penyuluhan | Penulis : Kontributor

Berbagai varietas salak telah dikembangkan di Indonesia, tetapi hanya beberapa varietas saja yang popular, di antaranya adalah salak pondoh, dan salak bali. Bagaimana strategi pengembangan buah ini untuk pembentukan sentra atau kawasan-kawasan sentra produksi salak.

 

Tanaman salak pondoh termasuk dalam kelompok tanaman Palmae yang tumbuh berumpun dan umumnya tumbuh berkelompok. Banyak varietas salak yang bisa tumbuh di Indonesia. Ada yang masih muda sudah terasa manis, varietas unggul yang telah dilepas oleh pemerintah untuk dikembangkan ialah: salak pondoh, swaru, nglumut, enrekang, gula batu (Bali), dan lain-lain.

 

Sebenarnya jenis salak yang ada di Indonesia ada 3 perbedaan yang menyolok, yakni: salak Jawa Salacca zalacca (Gaertner) Voss yang berbiji 2-3 butir, salak Bali Slacca amboinensis (Becc) Mogea yang berbiji 1-2 butir, dan salak Padang Sidempuan Salacca sumatrana (Becc) yang berdaging merah. Jenis salak itu mempunyai nilai komersial yang tinggi.

 

Tanaman salak pondoh merupakan tanaman berumah dua, sehingga dapat diketemukan tanaman jantan dan tanaman betina. Bunga jantan tersusun seperti genteng, bertangkai dan berwarna coklat kemerah-merahan. Sedangkan bunga betina tersusun dari 1-3 bulir, bertangkai panjang dan mekar sekitar 1-3 hari.

 

Perakaran salak pondoh terdiri dari akar serabut, yang sebagian besar berada di dalam tanah dan sebagian lagi muncul dipermukaan tanah. Perkembangan akar salak pondoh dipengaruhi oleh cara pengolahan tanah, pemupukan, tekstur tanah, sifat fisik dan kimia tanah, air tanah, lapisan bawah tanah, dan lain-lain. Sedangkan batang salak pondoh termasuk pendek dan hampir tidak kelihatan secara jelas, karena selain ruas-ruasnya padat juga tertutup oleh pelepah daun yang tumbuhnya memanjang.

 

Karakteristik Salak Pondoh

 

Berdasarkan tampakan fisik, pohon salak pondoh berakar serabut, silindris, diameter antara 6-8 mm. Penetrasi pohon salak pondoh bersifat dangkal sampai sedang, akar-akar baru tumbuh dari batang tepat pada tajuk daun, menjulur masuk ke dalam tanah.

 

Salak pondoh memiliki daun majemuk, menyirit genap, beranak daun gasal, pada bagian ujung, 2-3 helai anak daun menyatu, duduk dan tersebar berjejal diujung batang, tangkai daun silindris. Bunganya berbentuk tongkol majemuk yang muncul dari ketiak daun, bertangkai, dan mula-mula terbungkus seludang (penutup). Penyerbukan terjadi secara entomofili dan antro mofili.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162