Loading...

Sudah 306 Perusahaan Sawit Kantongi Sertifikat ISPO

14:14 WIB | Tuesday, 12-September-2017 | Komoditi, Kebun | Penulis : Indarto

Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil Certification System (ISPO) menjadi penting bagi perusahaan sawit dalam rangka menjamin pasar crude palm oil (CPO) di manca negara. Hingga saat ini sudah sebanyak 306 sertifikat ISPO yang diserahkan kepada perusahaan sawit, atau sebanyak 16,7 persen dari luas lahan sawit di tanah air.

 

Dirjen Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) Bambang, mengatakan, sertifikasi ISPO merupakan bentuk komitmen seluruh stakeholder perkelapasawitan nasional dalam rangka mewujudkan penguatan dan pengembangan sawit berkelanjutan. Tercatat, hingga 29 Agustus sudah sebanyak 551 perusahaan sawit yang mengurus dan mengajukan sertifikat ISPO. Dari jumlah tersebut sebanyak 306 sudah menerima sertifikat ISPO.

 

Selain sudah banyak perusahaan sawit yang berkomitmen untuk mengurus sertifikat ISPO, saat ini sudah ada 12 lembaga sertifikasi yang siap membantu perusahaan sawit, asosiasi petani plasma dan koperasi petani sawit untuk melaksanakan sertifikasi ISPO.

 

Dorong Koperasi dan Petani

 

“Semakin banyak perusahaan, asosiasi petani plasma dan koperasi petani sawit yang melakukan sertifikasi ISPO, maka perusahaan atau koperasi tersebut lebih acceptable di dalam negeri maupun di pasaran internasional,” kata Bambang saat membuka workshop “Penguatan ISPO dan Penyerahan ISPO ke IX tahun 2017”, di Jakarta, belum lama berselang.

 

Dengan telah menerima sertifikat ISPO, maka perusahaan bersangkutan telah melakukan tata kelola lingkungan dengan baik. “Jadi pembeli CPO akan semakin yakin bahwa tata kelola sawit yang kita lakukan sudah berkelanjutan,” jelas Bambang.

 

Dari 306 sertifikat ISPO yang diserahterimakan, ada 1 asosiasi petani plasma dan 1 koperasi petani swadaya sebagai penerima. Artinya, sebagian besar yang telah mengantongi sertifikasi ISPO merupakan perusahaan swasta besar. “Karena itu, kita akan dorong agar pelaku usaha termasuk koperasi dan petani sawit segera melakukan sertifikasi ISPO. Hal ini penting dalam rangka menjamin pasar,” tutur Bambang. Idt/Ira

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162