Loading...

Tak Dilengkapi Sertifikat Karantina, Puluhan Nuri Papua Disita

04:21 WIB | Tuesday, 22-May-2018 | Karantina | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Burung Nuri Papua ditemukan mati karena transportasi yang tidak benar

Jangan pernah memasukkan setiap hewan langka di seluruh wilayah Indonesia. Apalagi jika tidak dilengkapi sertifikat karantina, salah-salah justru disita oleh Karantina Pertanian. Seperti yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta, puluhan Nuri khas Papua disita dan akan dilepasliarkan.

 

Sebanyak 40 ekor burung nuri kepala hitam (Lorius lory) asli Papua ditahan oleh petugas Karantina Soekarno Hatta, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama AVSEC di terminal 3 domestik Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Kamis (17/5). Burung tujuan Jakarta tersebut dikemas dalam dua tas hitam yang sudah dilubangi. Karena tidak dilengkapi sertifikat kesehatan karantina dari daerah asal, maka petugas karantina lakukan tindakan penahanan dengan diterbitkan KH 8A (surat perintah penahanan) dan KH 8B (berita acara penahanan). "Ini akan kita proses sesuai peraturan yang ada", kata Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta, Imam Jayadii.

 

Selain tidak dilengkapi sertifikat kesehatan karantina dari daerah asal, pengemasan puluhan burung nuri Papua ini juga dilakukan dengan tidak menerapkan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare) karena hanya dikemas dalam paralon-paralon kecil, sehingga lima ekor diantaranya ditemukan mati.

 

Seperti diketahui, burung nuri kepala hitam merupakan burung khas dari Indonesia khususnya dijumpai di Papua dan sulit dijumpai di negara lain. Menurut Undang Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi dan Sumber Daya Alam Hayati serta PP nomor 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis  Tumbuhan dan Satwa Liar, burung nuri tersebit juga termasuk kedalam satwa yang dilindungi.

 

Karena itu, 35 ekor burung nuri yang masih hidup dikirim kembali ke Papua dan diserah terimakan ke BKSDA Papua untuk dilepasliarkan ke habitat aslinya.  (tia/gsh)

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162