Loading...

Teknologi Hibrida Brang Biji, Produksi Padi Maksimal

11:47 WIB | Wednesday, 30-November-2016 | Sorotan | Penulis : Ahmad Soim

Teknologi padi hibrida terus berkembang di Indonesia, juga teknologi produksi benihnya. Salah satunya adalah teknologi hibrida varietas unggul Brang Biji yang bisa melipatgandakan produktivitas padi.

 

Daniel Halim pemilik dan pengembang benih padi hibrida varietas unggul Brang Biji dari PT Padi Hibrida Nusantara (PT PHN) berharap tanah sawah di Indonesia yang luas dan subur ini bisa dili­pat­gandakan hasilnya dengan meng­gunakan teknologi padi hibrida.

Benih padi hibrida varietas unggul Brang Biji sudah bisa diproduksi di Indonesia 100 persen. Pada Rabu (16/11), PT PHN berhasil panen benih padi hibrida Brang Biji seluas 124,94 ha di Desa Kadung Rembug, Kecamatan Sidodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. “Produktivitas benih padi hibrida Brang Biji mencapai 4,5 ton benih per ha,” tambah Daniel Halim kepada Sinar Tani usai panen benih padi hibrida.

Panen benih padi hibrida unggul varietas Brang Biji tersebut dilakukan dengan  menggunakan 6 alat mesin panen modern beroda empat. “Kita targetkan dalam 3 hari, panen seluas 124,94 ha ini bisa selesai,” ungkapnya.

Penanaman padi hibrida va­rietas Brang Biji untuk konsumsi juga sudah dilakukan di beberapa wilayah. Prof Baharudin dari Uni­­­­ver­sitas Hasanudin Makasar mengeluarkan data benih padi hi­brida Brang Biji rata-rata pro­duk­tivitasnya berkisar 10-12,9 ton Gabah Kering Panen (GKP) per ha.

Hasil produktivitas padi hi­brida Brang Biji yang tinggi juga diungkapkan oleh Ruston petani padi di Megaluh, Jombang. “Kami peroleh hasil panen 12,6 ton GKP per ha,” katanya.  Polo, petani di Blubuk Lamongan memperoleh hasil panen padi hibrida Brang Biji sebesar 6,27 ton per 0,5 ha.

 


Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Editor : Ahmad Soim

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162