Loading...

Teknologi Kelapa Merajut Peluang, Menuai Untung

12:39 WIB | Tuesday, 25-July-2017 | Inovasi Teknologi, Teknologi | Penulis : Kontributor

BIOINDUSTRI KELAPA Untung Berlipat dalam Waktu Cepat

 

Usaha industri yang mengembangkan produk hilir kelapa yang bernilai ekonomi cukup tinggi sudah mulai dilakukan, namun masih sangat sedikit dan belum mampu memanfaatkan sumber daya kelapa, sehingga belum dapat meningkatkan pendapatan petani atau usaha kecil pengolahan kelapa. Potensi kelapa, dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Alternatif produk diversifikasi yang dapat dikembangkan adalah produk yang bernilai ekonomi tinggi dan mempunyai pasaran luas, seperti minyak goreng sehat, kelapa parut kering, karbon aktif, gula kelapa, serat sabut, nata de coco, minuman air kelapa, pakan ternak dll.

 

Upaya peningkatan nilai tambah komoditas kelapa, saat ini diarahkan untuk mengoptimal pemanfaatan lahan dan potensi bahan baku dengan pola bioindustri. Pengembangan bioindustri diarahkan pada sistem bioindustri berkelanjutan, yang memandang lahan bukan hanya sumber daya alam tetapi juga industri yang memanfaatkan seluruh faktor produksi untuk menerapkan konsep biorefinery. Biomassa dikonversi untuk mendapatkan produk lain setinggi mungkin dan lebih bernilai ekonomis dengan input energi rendah.

 

Pengusahaan kelapa berdasarkan sistem bioindustri, mengharuskan pola usaha dengan memanfaatkan secara optimal potensi komponen hasil kelapa berupa sabut, tempurung, daging dan air kelapa dalam proses industri, baik secara proses fisik maupun bioproses, dengan prinsip pengolahan zero waste.

 

Untuk integrasi proses sesuai jenis bahan baku dan produk yang akan dihasilkan, sistem pengolahan pada bioindustri kelapa dapat dibagi dalam beberapa kelompok, yakni: (a) Pengolahan kelapa segar; memproduksi kelapa parut kering, chip kelapa, santan kelapa, VCO, tepung kelapa, (b) Kelapa muda; berupa produk kelapa muda awetan dan pengalengan kelapa muda, (c) Kopra; memproduksi minyak dan bungkil sebagai pakan ternak, (d) Sabut untuk memproduksi serat, debu sabut sebagai media tanam dan pupuk organik, dan (e) Tempurung; memproduksi arang tempurung, karbon aktif dan tepung tempurung.

 

Pada pengembangan bioindustri, dibutuhkan efektivitas pembinaan dan pengendalian kegiatan pengembangan. Untuk itu, dibutuhkan wadah permanen yakni kelompok tani dan unit pengolahannya, awalnya peran petani menyediakan bahan baku, mengolah dan memasarkan produk yang dihasilkan, dengan bimbingan teknis dan manajemen usaha dari instansi teknis sehingga secara bertahap petani termotivasi dan mengambil peran utama dalam mengembangkan usaha dengan pola pikir bisnis-komersial.

 

Pengembangan dikatakan sukses jika produk yang diproduksi dapat dijual dengan menghasilkan laba. Lima dimensi spesifik yang berhubungan dengan laba, dan digunakan untuk menilai kinerja usaha pengembangan produk bioindustri kelapa adalah: (a) kualitas produk; berapa besar harga yang akan dibayar pelanggan, (b) biaya produk; berapa besar laba yang akan dihasilkan oleh unit usaha pada volume dan harga penjualan, (c) waktu pengembangan; kemampuan berkompetisi, perubahan teknologi, dan kecepatan menerima pengembalian ekonomis dari usaha yang dilakukan, (d) biaya pengembangan; merupakan komponen penting dari investasi untuk mencapai profit, dan (e) kapasitas pengembangan; merupakan aset untuk mengembangkan produk lebih efektif dan ekonomis di masa mendatang.

 

Dalam upaya meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa dan pemberdayaan kelompok tani, melalui bioindustri kelapa terutama untuk skala kelompok tani, diperlukan dukungan peralatan pengolahan dengan kapasitas 2000-2500 butir kelapa/hari, produk yang memenuhi standar mutu, tersedia pasar dan secara ekonomi menguntungkan bagi kelompok tani. Untuk bioindustri kelapa skala menengah-besar diarahkan pada pemanfaatan potensi bahan baku, limbah dan hasil ikutan secara efisien dalam proses industri.

 

Balai Penelitian Tanaman Palma

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Editor : Pimpinan Redaksi

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162