Loading...

Yuk Bisnis Teh Premium

12:02 WIB | Wednesday, 14-March-2018 | Tips & Santai, Non Komoditi | Penulis : Julianto

iriana ekasari saat menerima sinar tani di rumah produksi sila tea

 

 

Jika dibandingkan kopi, pamor teh saat ini memang masih kalah tenar. Apalagi dengan maraknya café atau kedai kopi yang menjajakan berbagai kekhasan kopi nusantara.

 

Mirisnya lagi produk teh Indonesia juga mulai kehilangan pasar ekspor. Kini pasar teh di luar negeri lebih menginginkan teh dari Kenya. Khusus jenis black tea, dikuasai produk India dan Srilanka. Sedangkan green tea dikuasai China dan India.

 

 Di tengah berbagai tantangan, pengembangan teh, khususnya jenis premium, di dalam negeri menjadi sebuah alternatif pasar baru. Iriana Ekasari, pemilik usaha Sila Tea House melihat, peluang pasar teh premium di Indonesia cukup besar. Sayangnya, selama ini masyarakat Indonesia tidak pernah diperkenalkan teh kualitas ekspor tersebut.

 

“Selama ini kita disajikan teh dengan kualitas paling rendah. Justru membaiknya daya beli masyarakat Indonesia diisi produk teh dari luar negeri,” katanya kepada Sinar Tani, beberapa waktu lalu.

 

Karena itu, Iriana mengeluarkan branding teh dengan merk dagang Sila Tea. Produk tersebut diharapkan dan menjadi benchmark (penanda/pelopor) dalam industri teh yang memiliki segmentasi premium tea, bahkan super premium tea.  

 

“Segmen inilah yang jika berhasil akan mampu menarik kereta dari industri teh Indonesia. Selain itu, teh kualitas ekspor kita juga bisa punya alternatif pasar di dalam negeri sehingga tidak tergantung sekali pada pasar ekspor,” tutur alumni Teknologi Benih IPB itu.

 

Iriana berharap jika segmen premium ini mampu dilayani dengan baik, maka animo masyarakat juga akan naik. Secara tidak langsung beralih ke teh yang kualitasnya lebih baik. Kondisi tersebut nantinya juga akan menggerakkan sektor hulu di petani. “Karena harga teh cukup baik, petani pun terdorong memproduksi teh kualitas yang baik sesuai permintaan pasar,” ujarnya.

 

Iriana mengambil contoh sukses industri kopi yang memungkinkan diterapkan dalam industri teh. Adanya specialty coffee, membuat komoditas kopi kian terkenal. Bahkan berkembangnya kafe/kedai yang menyajikan bean coffee premium. Kondisi itu kemudian mendorong petani menghasilkan kopi terbaiknya.

 

Meski harga teh premium ini cukup tinggi, tapi ceruk pasar di dalam negeri sangat terbuka lebar. Siapa berminat menjadi agen pemasaran, Sila Tea House membuka kesempatan untuk bergabung menjadi reseller.  Bahkan Sila Tea akan memberikan pelatihan pengenalan produk, menghasilan membuat teh yang baik hingga tips memasarkan.  Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162