Wednesday, 21 October 2026


Pasca El Nino Panjang, kini MK Basah. OPT Berpestapora?

30 May 2024, 06:47 WIBEditor : Herman

Antisipasi Serangan OPT

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Sahabat Tabloid Sinar Tani yang Budiman.

BMKG memprediksi Musim Kering (MK) basah sesudah El Nino. Ini bisa memicu meningkatnya serangan hama karena kondisi yang basah dan lembab menyebabkan perkembangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Saat ini di beberapa sentra produksi padi, petani mulai mengeluhkan serangan OPT di persemaian. 

Sebenarnya petani faham sekali tentang hal ini, tetapi tanpa dukungan pemerintah seperti informasi iklim dan ketersediaan sarana produksi yang cukup petani pun akan kewalahan. Inilah yang akan dibahas pada penerbitan Tabloid Sinar Tani kali ini. Serangan OPT harus diantisipasi sejak awal agar mudah mengendalikannya.

Hama juga sering menyerang saat musim peralihan pergantian musim. Tanam serempak dan penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), telah membuktikan keampuhannya dalam menangani OPT tersebut selain sekaligus menerapkan prinsip-prionsip ekologi, lingkungan dan sosial.  

Ikuti berita tentang upaya-upaya untuk mencapai ketahanan pangan yang terus dilakukan. Program optimalisasi lahan rawa yang telah dimulai sejak 2014 terus dipacu. Langkah ini mencakup penanaman padi dan jagung di lahan rawa mineral serta lahan rawa tadah hujan yang mencapai total luas 2 juta hektare. Transformasi lahan rawa menjadi lahan pertanian ini menjadi landasan untuk meningkatkan indeks pertanaman kedua komoditas tersebut.  

Dukungan pompa juga terus berlanjut dan bahkan diharapkan pompanisasi akan menghidupkan perekonomian desa. Kementerian Pertanin terus menggulirkan sosialisasi pompanisasi untuk menghadapi musim kemarau dan antisipasi El Nino panjang. Kini, program tersebut sudah berjalan hampir disemua provinsi.

Dukungan lain adalah pupuk subsidi. PT Pupuk Indonesia (Persero) siap menyalurkan 9,55 juta ton alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2024. Hal ini menyusul telah diterbitkannya Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 249 Tahun 2024 dan PeraturanMenteri Pertanian (Permentan) Nomor 01 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Permentan Nomor 10 Tahun 2024.

Lalu mengapa Bulog berganti logo? Konon pada peringatani puncak ulang tahun ke-57, Perum Bulog berikrar siap bertransformasi menjadi pemain pangan kelas dunia. Sebagai tanda transformasi, perusahaan plat merah tersebut juga meluncurkan logo baru. Peluncuran logo tersebut merupakan bagian transformasi perusahaan untuk menjadikan Bulog sebagai perusahaan yang lebih modern dan kompetitif.

Kabar bahagia buat kita semua, Pak Soedjai Kartasasmita, Komisaris Utama PT. Duta Karya penerbit Tabloid Sinar Tani mendapat anugerah Doktor Honoris Causa (HC) dari Universitas Sumatera Utara. Ini adalah rekor sebagai penerima Doktor HC paling sepuh dan sebagai Begawan Perkebunan yang diakui oleh Rekor MURI.

Ikuti berita-berita ringan lainnya yang menggugah untuk diteladani para pembaca yang kreatif.

Sahabat pembaca Tabloid Sinar Tani yang Budiman, dari meja redaksi kami mengucapkan Selamat Membaca.

 

Reporter : Memed Gunawan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018