Sunday, 01 November 2026


Danau Tondano Menjawab Intensifikasi Itik Pedaging Nasional

11 Aug 2014, 15:37 WIBEditor : Kontributor

Menjelang pertengahan bulan suci Ramadhan 1435 ini, Tim Jelajah Inovasi Badan Litbang Pertanian kembali turun menyeruak rahasia-rahasia inovasi pertanian yang telah merakyat dan bahkan telah menjadi penyokong pendapatan keluarga petani Indonesia.  Rekan-rekan jelajah, nama Danau Tondano di Kecamatan Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara sudah tidak asing lagi.

Danau yang berhawa sejuk seluas 42 km persegi ini diapit oleh Gunung Laweng, Gunung Masarang, Gunung Tampusu dan Gunung Lambean. Wisata kuliner, wisata air dengan pemandangan alam yang indah membuat danau ini pantas untuk dikunjungi. Danau tersebut dapat ditempuh melalui rute dari Manado dengan perjalanan darat selama dua jam.

Bagi rekan jelajah yang sengaja berpetualang di rute ini, banyak tempat bersejarah yang bisa kita lintasi. Di antaranya makam Imam Bonjol yang jangan sampai dilewatkan jika melintas di Jalur Manado-Tomohon. Makam pahlawan Imam Bonjol di Desa Lota, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Kompleks pemakaman yang kental dengan nuansa bangunan khas, Tanah Minang Sumatera Barat telah mengalami beberapa kali renovasi, renovasi terakhir dilakukan pada tahun 1992 oleh Menteri Perhubungan, Azwar Anas, di zaman Presiden RI, Soeharto.

Jika kita sampai di kompleks pemakaman yang berada tepat di sisi jalan dan berjarak sekitar 7 km dari Kota Manado, akan tampak makam yang hanya dikelilingi keramik putih dengan nisan bertuliskan nama Peto Syarif Ibnu Pandito Bayanuddin bergelar Tuanku Imam Bonjol, Pahlawan Nasional, lahir tahun 1774 di Tanjung Bungo/Bonjol, Sumatera Barat dan wafatnya, 6 November 1854 di pengasingan di Minahasa.

Selain berziarah ke makam itu, kita juga dapat mengunjungi sebuah batu datar yang berjarak sekitar 60 meter dari lokasi makam. Batu datar ini dulu kerap menjadi tempat shalat Imam Bonjol.

Setelah melintasi pemakaman tersebut, perjalanan berliku dengan jurang-jurang yang dalam menambah suasana penjelajah semakin terasa menantang. Obyek wisata religi yang juga jangan sampai terlewatkan adalah Bukit Kasih.

Bukit Kasih terletak di Desa Kanonang di Kawangkoan, sekitar 55 kilometer dari Manado, Sulawesi Utara. Dibangun pada tahun 2002 sebagai pusat spiritual bagi semua pemeluk agama di Indonesia. Ada lima rumah ibadah di sini, sebuah gereja Katolik, sebuah gereja Kristen, kuil, mesjid dan candi Hindu yang dibangun di puncak kedua.

Pada puncak pertama adalah sebuah salib putih dengan tinggi 53 meter yang dapat dilihat bahkan dari Pantai Boulevard di Manado. Selain itu, tempat ini diyakini menjadi tempat asli nenek moyang suku Minahasa, Toar dan Lumimuut tinggal. Terlihat dari ukiran wajah mereka di lereng bukit di bawah puncak kedua.

Masih berada di jalur Manado-Tomohon, sebelum memasuki Kota Tomohon, kita akan menyaksikan keindahan Gunung Lokon yang belakangan ini sempat membuat heboh desa-desa di sekitar gunung tersebut akibat letusan yang terjadi beberapa bulan lalu.

 Nah, seandainya sudah masuk ke Kota Tomohon, jangan sekali-kali lupa untuk mampir di Pasar Tomohon. Pasar ini sangat dikenal sebagai ‘pasar ekstrim’, artinya hampir seluruh hewan bisa dibeli di pasar tersebut seperti babi, anjing, ular, tikus, monyet hingga kelelawar untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. Pasar ini akan ramai sekali pada hari Sabtu pagi, sedangkan pada hari-hari lain biasanya barang-barang yang diperdagangkan tidak begitu banyak.

Masih di Tomohon, keunikan lain yang ada di kota ini adalah pembuatan dan penjualan rumah kayu khas Minahasa tepatnya berada di Kelurahan Woloan, Kecamatan Tomohon Barat. Rumah-rumah yang telah selesai dirakit dan siap untuk dijual dipajang hampir di sepanjang jalan yang berada di kelurahan tersebut. Jika ada pembeli, maka rumah itu akan dibongkar dan dikemas kemudian dikirimkan ke pembelinya, serta dipasang ulang di lokasi yang dituju.

Menurut Yotje Pontoh, pedagang rumah adat Minahasa ini, “harga jual rumah ini mulai dari harga Rp. 200 juta-350 juta. Kami akan mengirimkan dan memasang kembali rumah ini di lokasi yang dituju”. 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018