Saturday, 31 October 2026


Dengan Labdis Wonocolo, Bu Tini Menjual TTP Banyubang

23 Feb 2016, 09:48 WIBEditor : Kontributor

Di kota Surabaya, Jawa Timur ada sebuah kantor bernama Laboratorium Diseminasi (Labdis), BPTP Jawa Timur. Kantor ini merupakan dapur diseminasi inovasi teknologi. Di kantor ini pula, Ir. Tini Siniati Koesno,M.Si dipercaya menjadi pimpinannya.

Wanita Surabaya jebolan S2 Institut Pertanian Bogor ini menjelaskan bahwa keberadaan Labdis  adalah untuk mendesiminasikan seluruh program BPTP Jawa Timur. Saat ini BPTP Jatim tengah gencar melaksanakan pembangunan Taman Teknologi Pertanian (TTP) seperti yang ada di Desa Banyubang, Kabupaten Lamongan, maka Labdis akan berperan mengemas dan menyiapkan strategis untuk desiminasi inovasi teknologinya.

Ada beberapa perangkat yang dimiliki Labdis Wonocolo untuk diseminasi ini, diantaranya adalah keberadaan Radio Pertanian Wonocolo (RPW). Radio ini akan digunakan untuk mempublikasikan program dan inovasi teknologi TTP Banyubang.  

Keberadaan RPW sejak tahun 1971 ini cukup mampu mempublikasikan beragan informasi pertanian. Radio ini dulu hadir melalui program Agriculture Informations Centre (AIC).

Saat ini, aktivitasnya tiidak hanya melakukan siaran dari studio Wonolo tetapi sudah dilengkapi dengan Mobile Broadcast yang mampu menyiarkan langsung informasi pertanian dari lokasi kegiatan.

Kendati Tini baru menduduki jabatannya di Labdis Wonocolo ini, tetapi dia telah memiliki obsesi tentang masa depan Labaoratorium ini. Menurutnya, ditengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, sudah saatnya untuk melengkapi dan menyempurnakan semua sistem dan sarana untuk mendukung program diseminasi.

Dijelaskan juga, target diseminasi adalah pengguna teknologi yang meliputi pelaku utama (petani) dan pelaku usaha.  Pengguna teknologi dimaksud terdiri dari petani, baik secara individual maupun tergabung dalam kelompok tani dan gapoktan, Pemda, BUMN, Pengambil keputusan nasional/daerah, penyuluh, Pengusaha/swasta/industri, Peneliti/Ilmuwan.

Dia sangat optimis, keberadaan Labdis Wonocolo ini bisa menyebarluaskan dan turut mengembangkan TTP Banyubang. Paling tidak, melalui RPW, masyarakat umum akan mengetahui bahwa TTP Banyubang salah satu objek wisata agro yang bukan saja sebagai tempat wisata, tetapi sekaligus tempat belajar tentang agribsinis jagung. Lis

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018