Kotoran sapi biasanya dibuang begitu saja oleh peternak. Namun oleh Pujo Wibowo, petani asal Bulungan, Kalimantan Timur, kotoran sapi diolah lebih lanjut menjadi sesuatu yang berharga. Betapa tidak, dari memanfaatkan kotoran sapi ia bisa mencukupi kebutuhan energi keluarganya sehari-hari. Energi tersebut bisa untuk menanak nasi, bahan bakar kompor untuk memasak juga untuk lampu penerangan di rumahnya.
Kotoran sapi tersebut diolahnya menjadi biogas, yaitu energi yang hemat dan ramah lingkungan. Di desanya, Tanjung Selor, teknologi biogas telah dimanfaatkan oleh 62 rumah tangga, dengan kapasitas 58 unit.
Pria bertinggi badan 182 cm ini lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 48 tahun lalu. Merantau pada tahun 1990, awalnya ia mengikuti kakaknya yang terlebih dahulu ke Kaltim dan berprofesi sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Kini, Pujo telah bergabung dalam Kelompok Tani “Wargo Mulyo” yang beranggotakan 43 orang peternak.
Kesulitan yang dihadapi sebagai peternak adalah dalam mendapatkan bibit dan pakan. “Bagi kami, pakan agak mahal tidak apa-apa, yang penting ada,” ujarnya kepada Sinar Tani yang menemuinya di arena Pekan Nasional (PENAS) XIV Malang, Jawa Timur belum lama ini.
Selain mendapatkan nilai tambah berupa biogas dari usaha budidaya sapi Limousinnya, Pujo juga mampu meraup penghasilan sekitar Rp 4 juta per bulan dari usaha budidaya ayam petelur. Belum lagi dari usaha budidaya padi dan ayam buras pedaging. Strategi yang dibuat oleh kelompoknya yaitu memperoleh penghasilan harian dari penjualan telur ayam, bulanan dari ayam pedaging dan penghasilan tahunan dari penjualan sapi. Menurut pengakuannya, seekor sapi limousine dapat dijual seharga Rp 23 juta. Dengan penghasilan yang cukup memadai, Pujo berhasil mengantarkan anaknya melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian.
Anggota kelompoknya senantiasa bekerjasama bahu-membahu untuk kesejahteraan bersama. Berkat ketekunannya, Kelompok Tani “Wargo Mulyo” tahun 2013 meraih Juara I Lomba Kontes Ternak tingkat Kabupaten Bulungan, dengan hadiah umroh ke tanah suci Mekah. Di tingkat provinsi, kelompoknya juga berprestasi meraih juara II tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Indri
Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066
Editor : Julianto