Thursday, 22 October 2026


Tarti Samino, Buah Manis Hasil Kerja Keras

09 Sep 2014, 13:17 WIBEditor : Kontributor

Kerja keras dari bawah akhirnya berbuah manis. Itulah yang sekarang dirasakan Tarti Samino. Jika semula hanya seorang pegawai di Nursery di Taman Anggrek Ragunan yang dimiliki Karim Nasution, kini dia justru bisa memiliki salah satu kavling di lokasi tersebut.

Tarti adalah anggota Kelompok Tani Vanda yang bergerak di usaha tanaman hias. Tarti sendiri mengawali usahanya dengan menjadi seorang pegawai kurang lebih hampir 20 tahun. Namun dia bercita-cita mempunyai usaha sendiri di bisnis anggrek.

Berkat kebaikan hati dari pemilik kavling yang dirawat oleh Tarti, dia diberi kepercayaan mengelola kavling 30 dan menjalankan usaha anggrek bersama suaminya di kavling tersebut. Usaha tanamannya diberi nama Santi Orchid.

Berhubung keterbatasan dana, Tarti dan suaminya mencoba merawat tanaman yang sebelumnya sudah ada di kavling tersebut. Dengan bantuan bibit tanaman anggrek dari pemerintah, akhirnya kavling tersebut mulai terisi penuh. Namun penjualannya memang belum berjalan lancar.

“Karena pendapatannya belum ada, suami saya mulai bekerja sebagai pengurus Nursery di kavling 39. Untuk tanaman yang dikembangkan di kavling kami, saya mencoba titipkan kepada pedagang di daerah Prapanca dengan sistem konsinyasi,” katanya.

Sekitar tahun 2001, Karim Nasution datang berkunjung ke Tarti. Dia menawarkan Tarti dan suaminya kavling 6 untuk dioveralihkan. Keterbatasan dana yang dimiliki Tarti membuat dia tidak bisa membayar kontan overalih kavling 6 tersebut. Dengan kebaikan Karim akhirnya dia bisa membayar secara angsuran. Tarti akhirnya memiliki dua  kavling di Taman Anggrek Ragunan, kavling 30 dan 6.

Mulai Berkembang

Berkat usahanya yang gigih, penjualan tanaman meningkat pesat. Langganannya pun semakin bertambah. Tidak hanya dari Jakarta, bahkan dari luar Pulau Jawa pun ada yang menjadi langganannya.

Setelah melakukan kalkulasi keuntungan kavling 30 dan 6, ternyata yang paling banyak mendapatkan untung adalah kavling 6. Karena tempatnya strategis, berada di pintu utama Taman Anggrek Ragunan. Akhirnya kavling 30, di-overalihkan kepada orang lain. Sampai kini Tarti hanya memiliki satu kavling saja, yaitu kavling 6. Namun tetap dengan nama Santi Orchid.

Saat ini, usaha yang dimilikinya tidak hanya terbatas di kavling 6 saja, Tarti juga sudah memiliki kebun di daerah Parung. Kebun tersebut menjadi tempat pembesaran bibit sampai berbunga. Kavling 6 menjadi tempat pemasaran/penjualan. Tidak hanya sebatas ini saja, Tarti pun saat ini sudah memiliki kios di daerah Prapanca.

Dalam menjalankan usahanya, Tarti tidak hanya bertugas sendirian, suaminya pun turut membantu. Tarti bertugas mencari bibit tanaman untuk dibesarkan di kebun miliknya di Parung hingga siap dijual. Sedangkan suaminya (Samino) fokus dalam perawatan dan pembesaran tanaman.

Tidak hanya diganjar dengan keuntungan yang lumayan, Tarti pun rajin mengikuti ajang perlombaan tanaman hias. Dan beberapa kali mendapatkan juara. Berkat usahanya ini, dia bisa menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi dan mampu memberikan penghasilan kepada 6 orang karyawannya. Dengan keberhasilannya itu, Tarti mendapatkan Penghargaan Tingkat Nasional 2014 dengan kategori Petani Berprestasi. Cla

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018