Thursday, 22 October 2026


Iffah Syarifah, Angkat Nilai Opak

25 Mar 2015, 10:42 WIBEditor : Tiara Dianing Tyas

Mendengar kata opak yang terbayang adalah makanan ‘kampung’ asal Jawa Barat yang terbuat dari tepung beras. Tapi di tangan Iffah Syarifah, pemilik Arafa Tea ini menjadi makanan high class.

Rice Cracker Green Tea begitulah Iffah memberikan nama produknya. Ditambah teh hijau, makanan tradisional ini mampu ‘berubah’ wujud menjadi makanan yang berkelas. Iffah juga memberikan lapisan opak teh hijau ini dengan lapisan coklat. “Setelah dicampur dengan teH, opak menjadi makanan favorit remaja. Kita sebagai ibu berpikir bagaimana anak-anak remaja menyukai makanan tradisional,” ujar Iffah.

Iffah menjelaskan, Green Tea Rice Cracker merupakan opak yang dicelup dengan teh hijau. Untuk melengkapkan tampilan, ditambahkan genmaicha atau teh Jepang yang memiliki warna lebih tua dari celupan teh hijau. Celupan untuk opak ketan ini berasal dari coklat yang dicampur dengan bubuk teh hijau. Di atasnya ditaburi genmaicha.

Proses pembuatan yaitu opak dicelupkan ke powder green tea. Teh kering yang hijau lalu dibuat powder dangan kehalusan 300 mesh. Semakin halus akan keluar zat yang namanya L-Theanine yang merupakan nutrisi untuk otak. L-Theanine adalah turunan dari asam amino.

Selain membuat opak teh hijau, Iffah juga memproduksi bubuk teh hijau untuk minuman. Jadi bagi anak-anak atau orang dewasa bisa mendapatkan manfaat teh hijau dengan cara menyeduh bubuk teh ataupun memakan opak atau coklat teh hijau. “Meski sudah diproses, kandungan teh hijau akan tetap,” katanya.

Iffah menjelaskan, memakan atau meminum produk yang mengandung teh hijau akan meningkatkan konsentrasi, termasuk juga bagi anak-anak yang akan belajar. “Kalau kita makan satu batang coklat Arafa Tea yang green tea, 45 menit kemudian menjadi koheren dan siap belajar dan bekerja,” tutur wanita kelahiran 10 November 1967.

Iffah mengatakan, makanan dan minuman yang terbuat dari green tea ini adalah obat herbal yang menyehatkan. Karena itu dia berkeinginan membuat obat dengan rasa yang enak.

Selain itu, Iffah memiliki harapan seluruh wilayah di Indonesia mengkonsumsi teh dalam negeri. Karena itu perlu ada edukasi mengenai teh ke wilayah yang tidak memiliki produksi teh agar disukai remaja.

Iffah bercita-cita menjadikan teh hijau menjadi minuman premium. “Teh kita terbaik dan ekspornya tertinggi kelima di dunia. Jadi semestinya kita mendapatkan yang terbaik. Meski kami sudah ekspor ke Singapura, tapi Saya lebih bangga ketika anak muda kita konsumsi produk teh sendiri,” tuturnya. Tia/Yul

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018