Masyarakat Desa Langir, sebuah desa kecil yang terletak di wilayah Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka awalnya berusaha tani secara tradisional. Desa dengan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian bertani, tumbuh dan berkembang seiring dengan perubahan waktu dan zaman.
Masyarakat yang awalnya berusaha tani secara tradisional mulai beralih dengan penerapan teknologi pertanian yang maju yang didukung dengan potensi sumberdaya alam yang ada. Kondisi alam dengan curah hujan yang sangat terbatas, sangat berpengaruh terhadap usaha tani masyarakat.
Semenjak adanya eksplorasi sumur bor yang kemudian dikembangkan untuk irigasi/pengairan lahan pertanian serta pendampingan dari penyuluh, usaha pertanian di Desa Langir mengalami kemajuan. Kegiatan usaha tani tidak saja dilaksanakan pada musim hujan tetapi juga di musim kemarau dengan sistem irigasi dari sumur bor.
Seiring makin besarnya perhatian pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan penyuluhan di kecamatan dan desa, banyak bermunculan kelompok-kelompok tani dan petani-petani yang berhasil.
Keterbatasan tenaga penyuluh, mendorong pemerintah untuk memberdayakan para petani yang berprestasi dan berpola pikir maju untuk menularkan ilmu kepada petani lainnya. Mereka dalam hal ini direkrut menjadi tenaga Penyuluh Pertanian Swadaya.
Penyuluh PNS sangat terbantu dengan kehadiran penyuluh swadaya walaupun tidak secara paripurna. Ignatius Iking, merupakan salah satu sosok petani sukses yang telah didaulat menjadi penyuluh pertanian swadaya di Desa Langir, desa tempat kelahirannya. Sebelum secara hukum ditetapkan bertugas di desanya, ia menjalani Diklat Dasar Metodologi Penyuluhan.
Ignatius Iking yang lahir di Wetak Kab.Sikka pada 19 Januari 1972 adalah satu dari 61 orang Penyuluh Swadaya yang bertugas di Desa Langir. Sebagai petani sukses, ia juga merupakan penangkar benih jagung. Mantan kepala desa ini mempunyai komitmen dan dedikasi yang tinggi untuk berbagi kepada kaum tani di desanya yang tergabung dalam 14 kelompok tani binaannya.
Berbagai kegiatan pendidikan dan latihan di bidang pertanian pernah diikutinya dan berkat keuletannya bersama Kelompok Tani Sint Louis Mery de Monfort ia berkesempatan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2012 sebagai Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan atas Prakarsa dan Prestasinya Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Tingkat Nasional.
Atas prestasi dan dedikasinya itu pemerintah melalui Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Sikka, menetapkan Ignatius Iking sebagai Penyuluh Pertanian Swadaya Desa Langir Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka melalui Keputusan Bupati Sikka Nomor 20 /HK/2015 tentang Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Sikka.
Karena pengabdiannya yang besar terhadap dunia pertanian maka tak mengherankan bila Ignatius Iking belakangan juga dinobatkan sebagai Penyuluh Pertanian Swadaya Berprestasi tingkat Nasional tahun 2015. Profil Petani Swadaya Berprestasi 2015/Ira
Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066
Editor : Julianto