Thursday, 22 October 2026


Kariono, Raih Untung dengan Mengusahakan Aneka Komoditas

27 Jan 2014, 13:00 WIBEditor : Julianto

Tak tergantung pada satu komoditas memperbesar kesempatan seseorang meraih keberhasilan dalam menggeluti kegiatan bisnis pertanian. Ini sudah dirasakan sendiri oleh Kariono, petani asal Sulawesi Tengah yang dari mengusahakan aneka jenis tanaman dan ternak bisa mendapatkan penghasilan memadai untuk menghidupi diri dan keluarganya.

Termasuk dalam jajaran penerima penghargaan “Petani Berprestasi Tingkat Nasional 2013” Kementerian Pertanian, Kariono yang bertempat tinggal di Desa Beringin Jaya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sudah menjalani profesi sebagai petani sejak 20 tahun lalu.

Selama kurun waktu dua dasawarsa tersebut, ia begitu bersemangat mempelajari seluk beluk sekitar budidaya aneka jenis tanaman dan ternak hingga banyak ilmu dan keterampilan yang dikuasainya. Tak mengherankan bila kemudian pria 40 tahun itu memutuskan berwiraswasta di tiga bidang sekaligus yakni bidang perkebunan, hortikultura dan bidang peternakan.

Saat ini aktivitas usaha pertanian yang dilakukannya adalah membudidayakan padi sawah di lima hektar lahannya, mengusahakan tanaman sayuran di area 0,25 hektar, mengusahakan 2.250 pohon kakao dan 50 batang pohon kelapa dalam, memelihara 10 ekor sapi serta 50 ekor unggas (ayam buras).

Di samping itu, ia juga aktif sebagai penangkar benih yang mampu menghasilkan benih padi hingga 20 ton per musim tanam (MT) serta sebagai produsen pupuk kompos (bokasi) dengan hasil mencapai 6 ton per MT. Dari keseluruhan usaha taninya tersebut Kariono memperoleh penghasilan rata-rata sekitar Rp 4,8 juta per bulan, cukup memadai untuk menghidupi satu istri dan satu anaknya yang masih berusia 10 tahun.

Meski sudah dapat digolongkan sebagai petani sukses dengan penghasilan yang tidak sedikit namun pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur ini masih tetap bersemangat untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga mampu menerapkan teknologi tepat guna di bidang pertanian dan peternakan. Untuk itu ia aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terkait.

 

Aktif Berorganisasi

Berkat kepiawaiannya dalam kegiatan budidaya aneka jenis tanaman serta dedikasi yang tinggi untuk membangun usaha tani di desanya, Kariono dipercaya oleh rekan-rekan petaninya untuk memimpin organisasi terkait bidang pertanian. Ia pernah aktif menjadi Sekretaris Gapoktan Tunas Harapan, Bendahara Kelompok Tani Suka Muju I, Sekretaris Koperasi Tunas Beringin, Sekretaris Kelompok Peternak Sapi, Bendahara P3A Tirta Sari I, Ketua Ulu-Ulu dari empat kelompok tani penangkar benih padi sawah, Ketua Seksi Tanaman Pangan di Pos Penyuluhan Desa (Posluhdes) serta Ketua Bidang Ahli Tanaman Pangan KTNA Kecamatan Simpang Raya.

Lelaki yang hanya sempat menamatkan pendidikan setingkat sekolah dasar (SD) ini kerap ditunjuk mewakili petani lainnya untuk melaksanakan demfarm padi sawah, sebagai peserta program SL-PHT, SL-PTT Padi Sawah dan program optimalisasi lahan. Ia juga pernah terpilih untuk menjadi peserta pelatihan pembuatan pupuk organik UPPO, pelatihan penangkar benih, pelatihan koperasi, kursus PHT dan sukses belajar menetaskan 300-600 telur ayam dari lampu grom.

Apa yang dicapai Kariono dalam melaksanakan usaha taninya mendorong petani lain di desanya mengikuti langkahnya. Saat ini bahkan sekitar 80% anggota kelompok tani binaannya telah mengikuti anjuran pemerintah seperti melaksanakan penanaman padi dengan sistem tanam jajar legowo serta aktif melaksanakan optimalisasi lahan pertanian yang dimiliki. Ira

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018