Thursday, 22 October 2026


Mengelola Usaha Tani dengan Terencana

03 Apr 2014, 09:54 WIBEditor : Ika Rahayu

Sendi Warto Purba

Mengelola kegiatan usaha tani jika dilakukan secara terencana akan bisa menghasilkan output produksi yang optimal. Berbekal keyakinan inilah, maka Sendi Warto Purba petani asal Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara selalu menyusun rencana yang matang sebelum memulai aktivitas usaha taninya.

Dari hobi menyusun rencana itulah, ayah dua anak ini menjadi sosok pribadi yang mantap dalam melangkah melaksanakan kegiatan usaha pertanian hortikultura hingga mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. Hasil jerih payahnya mendapat pujian dari banyak pihak, terakhir bahkan ia masuk dalam jajaran penerima penghargaan “Petani Berprestasi Tingkat Nasional“ tahun 2013.

Bertempat tinggal di daerah Purba Hinalang, Kabupaten Simalungun, ketika memulai terjun sebagai petani, dengan modal terbatas ia mengelola lahan warisan orangtua. Lahan milik keluarga tersebut ditanami tanaman kentang, tomat, cabai dan kubis.

Sebagai pemula banyak kendala dihadapinya di lapangan, tetapi berkat kegigihannya untuk terus belajar dan membuat perencanaan dengan matang sebelum melaksanakan kegiatan budidaya maka dari lahan seluas 2 hektar yang diusahakannya bisa diperoleh hasil yang cukup tinggi. Tanaman kubisnya bisa menghasilkan hingga 30 ton/ha, cabai 24 ton/ha, kentang 18 ton/ha dan tanaman tomat bisa mencapai produktivitas 48 ton/ha.

Penghasilan dari mengusahakan empat jenis tanaman sayuran itu sebagian digunakan untuk menyangga ekonomi rumah tangga, sebagian lagi disimpan untuk keperluan memperluas lahan usahanya. Perlahan namun pasti luasan lahan pertaniannya pun semakin besar, saat ini telah mencapai 6 hektar.

Penampungan Air

Makin mengenali medan, maka Sendi pun menjadi kian kreatif dan selalu berfikir inovatif. Ia merasakan bahwa di setiap musim kemarau petani senantiasa dihadapi pada persoalan sulitnya mendapatkan pasokan air. Untuk itu ia mengembangkan sistem penampungan air dengan pembuatan embung yang bisa menyimpan air dengan kapasitas yang mampu mengairi lahan seluas 50 hektar.

Untuk mengatasi persoalan jalan usaha tani, Sendi mengajak warga berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong melakukan perbaikan jalan usaha tani yang rusak. Dengan cara demikian di samping perbaikan cepat dilaksanakan dengan biaya yang murah, juga warga sendiri menjadi merasa lebih bertanggungjawab untuk selalu ikut menjaga jalan usaha tani agar tidak cepat rusak.

Bukan itu saja, sejak tahun 2010 sampai sekarang, Sendi melakukan pendampingan terhadap enam kelompok tani dalam kegiatan pembuatan green house/rumah kaca untuk pengembangan bibit kentang dari G0 ke G1, G2, G3, G4. Bibit Go diperoleh langsung dari Balitsa Lembang, Jawa Barat.

Pada tahun 2013 lalu bersama petani anggota kelompok tani di desanya ia telah menyusun perencanaan usaha tumpangsari tanaman tomat dan cabai di areal seluas 6,5 hektar yang diperkirakan membutuhkan modal sekitar Rp 40 juta. Diperkirakan dari hasil panen tomat bisa diperoleh pendapatan mencapai Rp 80 juta dan dari hasil panen cabai merah bisa mendapatkan sampai Rp 160 juta. Dengan pola tumpangsari demikian akan diperoleh keuntungan senilai Rp 200 juta.

Kepiawaian Sendi dalam menyusun perencanaan usaha tani serta melaksanakan kegiatan budidaya tanaman sayuran karena didukung oleh pengetahuan yang banyak diperolehnya dari kesempatan mengikuti berbagai kegiatan pelatihan. Antara lain ia pernah mengikuti pelatihan GAP-SOP petani kubis dan kentang yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Simalungun serta kegiatan SL-PHT tanaman kubis dan kentang oleh Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara.

Keberhasilannya dalam memberdayakan kelompok tani dan masyarakat desa pada umumnya membuat Sendi dipercaya memimpin berbagai organisasi dan sejak 2008 sampai sekarang ia masih menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Beringin Jaya II Purba Sepinggan dan Direktur Eksekutif Forum Pengembangan. Selamat Sendi, lanjutkan perjuanganmu!  Ira

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018