Soewarso Pawaka
Setelah berhasil dalam kegiatan budidaya tanaman durian, Soewarso Pawaka “Sang Raja Duren” dari Bogor kini fokus mengembangkan kegiatan agrowisata durian. Lokasi wisata ke kebun durian itu di hari Sabtu-Minggu selalu ramai dikunjungi masyarakat, di antaranya dari luar Kota Bogor.
Mulai merintis usaha perkebunan durian di bawah bendera “Warso Farm” sejak tahun 1990, Soewarso Pawaka yang biasa disapa Warso, sudah amat dikenal terutama oleh para pecinta buah durian di tanah air.
Pensiunan TNI AD ini begitu telaten merawat tanaman duriannya yang berada di lahan seluas 8,5 hektar di Desa Cihideung, Kabupaten Bogor, hingga jumlah pertanamannya kini mencapai hampir seribu batang dari varietas lokal dan mancanegara. Di saat puncak panen raya di bulan November, ribuan buah durian bisa dihasilkan dari kebun milik Warso.
Mengenai harga durian yang dipatok di Warso Farm, besarannya tergantung kondisi stok di kebun. Pekan lalu di mana memang belum saatnya panen durian harga durian lokal mencapai Rp 45 ribu per kg, sedangkan durian monthong mencapai Rp 48 ribu. Di saat musim panen harga durian lokal bisa turun hingga menjadi Rp 30 ribu per kg.
Sarana Rekreasi
Di usianya yang ke-86 tahun ini, Warso bukan hanya bisa meraup keuntungan dari berusaha tani durian tetapi juga dari usaha agrowisata durian tanpa tiket masuk yang kini terus dikembangkannya. Berbagai aktifitas bisa dinikmati pengunjung agrowisata durian terutama tentunya kesempatan pengunjung untuk membeli langsung durian “jatuhan” dari kebun dan menyantapnya di tempat.
Tersedia pula kolam-kolam pemancingan, sehingga para tamu dapat menyalurkan hobi memancing sambil menyantap durian yang kualitasnya dijamin memenuhi keinginan tamu bersangkutan. Sebab memang di obyek wisata ini pengunjung bisa menyicipi dulu durian yang akan dibeli, jika tak memenuhi selera bisa segera dipilih durian yang lain.
Sebagaimana di obyek wisata umumnya, di Warso Farm juga tersedia berbagai sarana bermain untuk anak-anak serta restoran yang menyediakan aneka menu andalan persembahan “Dapoer Warso”.
Khusus di hari Sabtu, Minggu dan hari libur pihak pengelola Warso Farm menyelenggarakan kegiatan tur ke dalam kebun durian dipandu oleh pengelola kebun. Di kesempatan inilah para pengunjung bisa banyak menimba ilmu mengenai teknis pemeliharaan tanaman durian yang benar. Pihak pengelola juga memproduksi berbagai pangan olahan berbahan baku durian yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Ira
Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066
Editor : Julianto