Berawal dari coba-coba, Sukarno petani asal Grobogan, Jawa Tengah mampu menghasilkan varietas baru tanaman padi. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah belakangan terus memperbanyak, memperluas dan menguji coba varietas padi baru yang kemudian diberi nama Galur Sukarno tersebut.
Sebab menurut Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan, Edhie Sudaryanto yang dihubungi Sinar Tani, beberapa waktu lalu, Galur Sukarno ini terbukti mampu menghasilkan gabah kering panen (GKP) rata-rata 9 ton/hektar.
”Kami telah membawa varietas baru tersebut ke Balai Penelitian Padi di Sukabumi (Jabar) dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Jawa Tengah untuk diteliti. Apakah tergolong varietas baru atau varietas yang telah ada. Namun yang pasti hasil produksi rata-rata per hektar lebih tinggi dibanding varietas lainnya. Seperti varietas Ciherang yang mencapai hanya 7-8 ton GKP/hektar,” tuturnya.
Nama Galur Sukarno, diambil dari nama penemunya, yaitu Sukarno, Ketua Kelompok Tani Sido Makmur, Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Puluhan tahun berprofesi sebagai petani padi toh kendala serangan hama kerap menghadang di depan mata.
Ketika suatu saat Sukarno menanam padi varietas ciherang di areal sawahnya seluas sekitar satu hektar, begitu tanaman baru berumur 50 hari telah diserang hama wereng. Akibatnya, nyaris seluruh tanaman mati. Hanya beberapa rumpun yang utuh tak diserang wereng. Namun tanaman sisa itu menebarkan bau wangi dan batangnya berwarna ungu.
Karena penasaran, tanaman tersebut dicabut, lalu dipindah ke dalam 200 pot hingga bisa tumbuh dan mampu dipanen pada umur 105 hari. Hasil panennya tidak dijual atau dikonsumsi, melainkan dikembangkan/dijadikan benih untuk ditanam lagi.
“Penemuan varietas baru tersebut akhirnya dilaporkan ke Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) setempat. Kemudian PPL melapor ke Dinas Pertanian TPH Grobogan. Kami menindak lanjuti dengan memperbanyak serta menguji coba Galur Sukarno tersebut pada 2012 yang tersebar di empat kecamatan yaitu Toroh, Purwodadi, Brati dan Grobogan. Sedang pada musim tanam 2013/2014 diperluas hingga ke 10 kecamatan,” jelas Edhie. Suprapto
Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066
Editor : Julianto