Wednesday, 21 October 2026


Bantuan Beras Gratis, 10 Kodim Tersedia ATM Pertanian Sikomandan

06 May 2020, 10:12 WIBEditor : Yulianto

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo saat menengok ATM Pertanian Sikomandan

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Kementerian Pertanian bekerjasama dengan TNI AD menyediakan bantuan pangan (beras) kepada warga yang secara ekonomi terdampak Covid-19. Bantuan beras gratis itu bisa diambil di ATM Pertanian Sikomandan yang lokasinya di Kodim.

Saat ini sudah 10 Kodim di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang tersedia ATM Pertanian Sikomandan. Ke-10 lokasi itu yakni,  Kodim 0501/Jakpus, Kodim 0502/Jakut, Kodim 0503/Jakbar, Kodim 0504/Jaksel, Kodim 0505/Jaktim, Kodim 0506/Tangerang, Kodim 0509/Kab Bekasi, Kodim 0508/Depok, Kodim 0606/Kota Bogor dan Kodim 0621/Kab. Bogor.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, ATM Pertanian Sikomandan ini memang baru percobaan untuk wilayah Jabodetabek. Namun ke depan diharapkan akan dilakukan kagiatan yang sama untuk seluruh wilayah Kodim di Indonesia.

“Bantuan ini kami berikan dengan mesin ATM Pertanian Sikomandan. Warga yang mendapat bantuan silahkan datang ke Kodim untuk mengambil beras lewat ATM," kata Syahrul.

Di dalam ATM Pertanian Sikomandan ini menurut SYL, bisa mengeluarkan untuk  1.000 orang per hari. Untuk satu kali gesek di ATM akan keluar 1,5 kg. Artinya, kurang lebih 1,5 ton/hari tersedia beras di setiap Kodim. “Itu terjadi pada 10 Kodim sebagai uji coba. Doakan ini mungkin akan kita kembangkan ke tempat lain," tegasnya.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini mengatakan, aplikasi yang ada ini adalah bentuk keterpanggilan hadirnya negara, kebersamaan, dan hadirnya rasa kebangsaan di saat-saat rakyat membutuhkan. Apalagi begitu banyak hal yang dibutuhkan rakyat dalam menghadapi tantangan Covid-19.

Karena itu, SYL mendukung sepenuhnya Kepala Staf Angkatan Darat yang mau menyalurkan beras kepada orang-orang yang dalam posisi tidak cukup menggembirakan. Sebab dampak Covid-19 tidak hanya kepada masalah kesehatan dan kematian, tetapi juga berdampak pada kehidupan

Pada posisi itu, lanjut SYL, salah satu yang menjadi masalah adalah ketersediaan makanan bagi mereka yang tidak mampu. Walaupun sudah banyak bantuan dari pemerintah, baik dari Walikota, Gubernur, Kementerian Sosial dan berbagai pihak lainnya, tapi TNI bersama Kementerian Pertanian sepakat, mungkin ada di sekitar kita yang belum tersentuh bantuan itu sama sekali,” tuturnya. 

Pasiter Kodim 0508 Depok, Kapten Inf Ibrahim menuturkan, warga yang mendapat layanan ini adalah mereka yang belum tersentuh bantuan sama sekali, baik itu dari pemerintah kota, maupun daerah (Pemprov Jabar). Penerima kartu diutamakan yang non DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

“Mekanismenya, setelah dapat kartu bisa ke kodim tapi kalau tak mampu datang karena berbagai hal bisa diwakilkan keluarga atau ketua RT dengan membawa identitas,” ujar Ibrahim.

Bagi warga Depok yang belum mendapat bantuan sosial dari pemerintah kini bisa sedikit bernafas lega. Sebab, aparat TNI dari Kodim 0508/Depok telah menyediakan beras gratis sebanyak lebih dari 17,5 ton. Warga yang telah terdata, nantinya akan mendapat satu kartu untuk mengakses mesin tersebut. Adapun jumlah kuota yang diberikan yakni sebanyak 1.000 orang/hari.

“Setiap warga mendapat beras 1,5 kg/hari. Nanti bergantian tidak orang yang itu-itu saja. Jadi kartunya bisa dipakai satu kali dalam sehari. Caranya, kartu ini ditempelkan dan nanti beras akan keluar dari mesin tersebut,” tuturnya.

Ibrahim juga meminta warga untuk bersatu melawan Covid-19 dengan melaksanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan protokol yang sudah dikeluarkan pemerintah. “Sebarkan kebaikan dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Ibrahim.

 

Reporter : Aidil/ Yeni (BBPP KETINDAN)
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018