
Gerdal OPT di Serdang Bedagai
TABLOIDSINARTANI.COM, Serdang Bedagai---Hama dan penyakit memang menjadi masalah utama bagi petani. Serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) juga dialami petani di Serdang Bedagai.
Dalam upaya pengendalian penyebaran hama dan penyakit tanaman padi pada musim tanam April-September 2021, Dinas Pertanian Serdang Bedagai melakukan gerakan pengendalian OPT pada daerah yang terindikasi ada serangan.
“Gerakan pengendalian OPT ini sebagai mengantisipasi peningkatan penyebaran hama wereng batang cokelat, terlebih saat menjelang musim panen,” kata Kepala Dina Pertanian, Dedy Iskandar yang di dampingi Kabis TPH, Chairul SP MP Kamis (8/7) di Kantor Distan Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah .
Dedy mengatakan, dengan gerakan ini diharapan petani mau memulai penyemprotan dengan insektisida yang dianjurkan secara swadaya. Jika populasi hama wereng mengalami peningkatan, ia meminta petani segera melaporkan kepada PPL,PPK dan petugas OPT yang berada di setiap kecamatan.
“Selanjutnya nanti Dinas Pertanian akan melakukan secara massal gerakan pengendalian hama wereng. Kami akan melibatkan petani dan gapoktan untuk penyemprotan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” tuturnya.
Ke depan Deddy berharap dengan pada masa musim tanam Oktober- Maret petani sudah melakukan gerakan menanam tanaman refugia di tegalan atau benteng sawah. Hal ini guna menghadirkan dan meningkatkan populasi fredator atau musuh alami terhadap hama perusak tanaman padi.
Seperti diketahui, di Kecamatan Perbaungan dan Tanjung Beringin, serta Kecamatan Serbajadi melakukan sosialisasi gerakan pengendalian hama wereng. Kepala Desa Melati II, Supardi bersama PPL Bungaria, Sihaloho dengan melibatkan perusahaan Sygenta bersinergi dengan petani dan gapoktan untuk pengendalikan hama wereng.