Wednesday, 21 October 2026


OPT Pasti Ada, Solusinya Produktivitas Lahan

18 Apr 2023, 04:39 WIBEditor : Yulianto

Peneliti Syngenta tengah memperlihatkan tanaman yang terkena hama dan penyakit tanaman padi

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Dampak perubahan iklim yang ekstrim sangat mempengaruhi perkembangan Organisme Pengganggu Tanaman  (OPT) yang bisa memangkas hasil pertanian. Dengan demikian, pengendalian sejak dini harus segera dilakukan.

Dalam webinar Menyiasati Ancaman OPT di Tengah Perubahan Iklim, Seed Brand and Digital Marketing Manager PT. Syngenta Indonesia, Imam Sujono mengatakan, masalah ancaman OPT harus bisa diantisipasi untuk meningkatkan produktifitas lahan yang semakin sempit karena pertumbuhan penduduk yang cukup pesat.

“Karena penduduk semakin meningkat di seluruh negara dan juga lahan yang semakin sempit, maka bagaimana kita meningkatkan produktifitas lahan. Apapun masalahnya seperti ancaman OPT kita harus bisa antisipasi,” ujarnya

Mewakili perusahaan penyedia teknologi dan jasa pertanian terkemuka di bidang bibit dan perlindungan tanaman, ia memberikan tips pengendalian OPT, namun lebih spesifik pada tanaman jagung. Penyebab kehilangan hasil yang berpotensi adalah serangan hama penyakit dan gulma.

“Hama penyakit ini bisa dikendalikan meskipun anomali iklim tak bisa dikontrol. Sedangkan gulma berkompetisi dalam memperoleh makanan, air dan sinar matahari.  Jadi faktor-faktor itulah yang harus dikendalikan agar bisa mempertahankan hasil,” katanya.

Pada tanaman jagung, penurunan hasil yang diakibatkan hama 25-35%. Sementara akibat penyakit mencapai 37%. Gulma berpotensi mengambil unsur hara dan sinar matahari dari tanaman. Dengan demikian, perlu pengendalian hama penyakit. Namun yang lebih perlu adalah bagaimana meningkatkan produktifitas dengan kondisi yang sudah diketahui.

“Dari berbagai macam penyakit pada jagung, yang perlu  diketahui adalah penyakit apa saja yang menyerang pada saat umur 0-15 hari, 15-30 hari, 30-45 hari maupun 45 hari sampai dengan panen. Sehingga bisa diketahui pengendalian apa yang harus dilakukan,” tuturnya.

Mengantisipasi permasalahan ini, perusahaan pestisida mengeluarkan beberapa insektisida untuk bisa mengendalikan hama tersebut. “Jadi yang harus dilakukan mengetahui tahu hama penyakit apa yang menyerang, dan pengendalian apa yang dilakukan agar bisa memaksimalkan potensi hasil dari produknya,” tuturnya

Reporter : Dede
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018